Ilustrasi mayat.
Wellington, Jurnas.com - Selandia Baru melaporkan pada Senin (30/8) bahwa seorang wanita telah meninggal setelah vaksinasi Comirnaty Pfizer COVID-19.
Dalam laporan Beritasatu, comirnaty adalah vaksin yang dapat mencegah orang sakit dari COVID-19. Comirnaty tidak mengandung virus hidup, dan tidak bisa menularkan COVID-19. Vaksin ini berisi kode genetik untuk bagian penting dari virus SARS-COV-2 yang disebut protein lonjakan.
Dewan pemantau keamanan vaksin COVID-19 independen menganggap bahwa kematian wanita itu karena miokarditis, yang diketahui sebagai efek samping langka dari vaksin Pfizer COVID-19, kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan.
Dewan mencatat ada masalah medis lain yang terjadi pada saat yang sama yang mungkin mempengaruhi hasil setelah vaksinasi, kata pernyataan itu. (Reuters)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Vaksin COVID-19 Vaksin Pfizer Comirnaty Selandia Baru























