Minggu, 05/04/2020 11:17 WIB

HNW: Tenaga Medis Harusnya Diapresiasi Bukan Dicurigai

HNW juga memahami bahwa ketakutan masyarakat itu merupakan efek samping dari berita yg mereka konsumsi soal penyebaran Covid-19

Wakil Ketua MPR RI Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, M.A (HNW)

Jakarta, Jurnas.com -- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyesalkan tindakan warga yang mulai curiga atau menolak tenaga medis dan paramedis di lingkungannya karena takut tertular wabah virus corona baru. Ia mendorong agar warga menghormati para tenaga medis, dan membangkitkan kembali semangat kesetiakawanan sosial (gotong royong) di tengah masyarakat.

Di sosial media beredar curhat tenaga medis bahwa dirinya dan anak-anaknya ada yang dijauhi dan ditolak oleh lingkungannya,
"Kita memahami kekhawatiran masyarakat akan bahaya virus corona. Namun, sikap menolak dan menstigma tenaga medis sebagai penyebar virus justru kontraproduktif. Para dokter, perawat dan petugas administrasi rumah sakit itu sudah bertaruh nyawa untuk merawat dan melayani pasien. Dengan segala keterbatasan dukungan dari pemerintah. Sampai-sampai mereka tak lagi hiraukan keselamatan mereka. Warga harusnya memberi simpati dan apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan mereka," ujar Hidayat.

Tetapi HNW juga memahami bahwa ketakutan masyarakat itu merupakan efek samping dari berita yg mereka konsumsi soal penyebaran Covid-19 beserta dampak-dampaknya, dan juga dari physical distancing (pembatasan jarak/gerak fisik) masyarakat, karena harus tinggal di rumah dalam waktu cukup lama. Bahkan, perlu karantina atau isolasi mandiri bila ada anggota keluarga yang terpapar Covid-19.

Akibatnya, sebagian masyarakat yang tidak paham prosedur medis berprasangka, tenaga medis menjadi penyebar virus. "Itu pandangan yang keliru. Tenaga medis memiliki prosedur perlindungan diri sebelum dan sesudah merawat pasien. Insya Allah, mereka sehat dan bersih sehingga ketika kembali ke rumah atau tempat kost, mereka tetap menjaga prosedur kesehatan. Termasuk ketika mereka akan pulang ke rumah masing-masing,” jelas Hidayat.

Dari pada menebar ketakutan dan stigma yang kontraproduktif terhadap tenaga medis, Hidayat menghimbau, lebih baik warga menggalang solidaritas dan menebar empati. Misalnya, menaati arahan para ulama, pemerintah dan tenaga medis untuk tetap di rumah, dengan beraktifitas/bekerja produktif, menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat, serta menggalang bantuan untuk mendukung kinerja tenaga medis dan mendoakan tenaga medis serta agar Covid-19 segera bisa diatasi. "Itu wujud kesetiakawanan sosial di masa kini. Jika dulu para pejuang bergandengan tangan melawan penjajahan, maka saat ini kita bergotong-royong melawan wabah corona," Hidayat mengimbau.

Dalam rangka reses dan serap aspirasi, Hidayat yang merupakan anggota DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta telah memberikan masker pelindung, sanitizer dan bantuan keuangan kepada warga. Pimpinan Fraksi PKS juga mendesak agar tes Covid-19 dilakukan lebih dulu terhadap pasien dan petugas medis yang membutuhkan. Itu juga yg dilakukan oleh Anggota Fraksi PKS lainnya. Mereka juga siap potong gaji untuk bantuan penanggulangan Covid-19.

TAGS : Kinerja MPR




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :