Minggu, 12/07/2020 13:39 WIB

Tol Jakarta-Cikampek Siap Diresmikan Joko Widodo

Penambahan tol layang Jakarta-Cikampek, akan membantu mengurangi kemacetan dan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung dan sekitarnya, serta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur

Presiden Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Koster meninjau Proyek Rehabilitasi, Peningkatan dan Penataan Kawasan Wisata Waduk Muara Nusa Dua di Denpasar

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono menyatakan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) dapat diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis (12/11/2019) besok.

"Insyaallah sudah bisa selesai Rabu (11/12/2019) sore. Jadi paginya saya akan melapor kepada Sekretariat Presiden, siap diresmikan pada Kamis 12 Desember," ujar Menteri Basuki saat meninjau Tol Layang Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (10/12/2019) malam.

Kesiapan peresmian tol itu tersebut disampaikan Basuki Hadimuljono setelah melakukan peninjauan dan pemeriksaan lapangan terhadap Tol Layang Jakarta-Cikampek yang turut dihadiri Dirjen Bina Marga Kempupera Sugiyartanto, Dirjen Cipta Karya Danis Sumadilaga, Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk dan Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Jalan Layang Cikampek.

Pembukaan jalan tol Jakarta-Cikampek sepanjang 38 km tersebut akan diberlakukan gratis hingga libur Natal dan Tahun Baru 2020 usai.

Penambahan tol layang Jakarta-Cikampek, akan membantu mengurangi kemacetan dan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung dan sekitarnya, serta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Saat ini para pengguna sedang menunggu skema tarif tol. Diharapkan tarif tol disesuaikan dengan tujuan utama, yakni mendorong distribusi barang dan jasa, serta mendorong produktivitas.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) mengingatkan tol elevated Jakarta-Cikampek II (Japek II) sepanjang 38 kilometer yang menghubungkan Cikunir-Karawang Timur tidak memiliki gerbang masuk dan keluar di tengah jalan itu.

"Perlu disampaikan ke masyarakat bahwa tol elevated Japek II itu hanya diperuntukkan pengguna jalan jarak jauh seperti ke Bandung atau kota-kota di Jawa, kalau dari arah Jakarta," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani.

Dikatakan, kalau ada masyarakat yang ingin keluar ke gerbang tol, ke Tambun, Cikarang, Karawang Barat, dan Rengasdengklok tidak bisa, karena tidak ada gerbang tol keluar ke lokasi itu.

Demikian juga, jalan tol elevated tersebut tidak memiliki rest area dan pompa bensin, sehingga memang diperuntukkan perjalanan nonstop.

"Meskipun demikian kita tetap menempatkan petugas di tol elevated, juga ambulans dan mobil derek jika ada hal yang tidak diinginkan," kata Desi.

TAGS : Basuki Hadimuljono Tol Layang Jakarta-Cikampek Kemenpupera Joko Widodo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :