Selasa, 15/10/2019 13:02 WIB

Pesawat Tak Berawak Houthi Kembali Serang Bandara Arab Saudi

Operasi pesawat tanpa awak skala besar dan terukur berhasil mengenai bandara di wilayah Jizan dan Abha.

Drone (foto: PressTV)

Yaman, Jurnas.com - Gerakan Yaman Houthi Ansarullah melepaskan serangan pesawat tak berawak baru di daerah selatan Arab Saudi. Serangan itu disebut sebagai bayaran sikap agresi Negeri Petro Dolar di Yaman.

TV al-Masirah, milik Houthi, Sabtu (15/6) mengatakan operasi pesawat tanpa awak skala besar dan terukur berhasil mengenai bandara di wilayah Jizan dan Abha.

Laporan itu mengutip, juru bicara angkatan bersenjata Yaman yang mengatakan, bandara yang ditargetkan dalam operasi pesawat Q2 Q2 Kif kini sudah tidak berfungsi.

Dikatakan ruang kontrol di bandara Jizan dan stasiun bahan bakar di bandara Abha adalah target utama serangan itu.

Juru bicara melanjutkan, serangan itu sebagai pembalasan atas "agresi" Arab Saudi terhadap Yaman. Ia mengingatkan akan meningkat serangan, jika Riyadh terus membom dan blokade Yaman yang sudah jatuh miskin.

Al-Masirah mengatakan pusat pemantauan lalu lintas udara di bandara Jizan dan Abha telah mengkonfirmasi serangan yang terjadi Sabtu itu.

Namun, TV Al-Arabiya milik Saudi mengatakan, rudal balistik yang menargetkan kota Abha, yang terletak di barat daya Arab Saudi, berhasil dilumpuhkan.

Houthi mengintensifkan serangan balasan terhadap posisi militer di wilayah Saudi selatan selama beberapa hari terakhir. Sasaran utama serangan itu adalah instalasi di Jizan, Najran, Abha dan Khamis Mushait.

Dalam serangan besar bulan lalu, drone Yaman berhasil mengenai instalasi minyak utama di ibukota Saudi, Riyadh.

Serangan itu terjadi ketika Arab Saudi terus menargetkan lokasi sipil yang ramai di Yaman tanpa menghiraukan kritik internasional.

Serangan Sabtu itu terjadi sehari setelah Saudi membombardir daerah di ibukota Yaman Sana`a dan di provinsi Hajjah di Pakistan barat laut.

Puluhan ribu orang Yaman tewas sejak Riyadh memulai perang terhadap tetangganya di selatan pada Maret 2015.

TAGS : Houthi Kelompok Pemberontak Arab Saudi




TERPOPULER :