Kamis, 15/11/2018 20:32 WIB

Suap PLTU Riau, Kotjo Bongkar Bukti Keterlibatan Dirut PLN

Bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) mengaku telah membeberkan dugaan keterlibatan Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1 kepada penyidik KPK.

Dirut PLN Sofyan Basir (foto:VIVA)

Jakarta - Bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) mengaku telah membeberkan dugaan keterlibatan Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1 kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyidik hari ini ternyata diam-diam memeriksa bos perusahaan Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK). Pemeriksaan Johannes sendiri tidak tercatat dalam jadwal pemeriksaan Humas KPK.

Usai diperiksa, Johannes tak membantah soal adanya aliran suap PLTU Riau-I ke Sofyan. Menurutnya, semua hal yang berkaitan dengan proses kerjasama hingga penunjukkan langsung Balckgold sebagai konsorsium telah dibeberkan ke penyidik.

"(Aliran suap ke Sofyan Basir) Sudah saya jelaskan semua ke penyidik, intinya sudah saya sampaikan di pemeriksaan," kata Johannes, usai menjalani pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/9).

Sementara, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, hingga saat ini penyidik masih terus mendalami peran Sofyan Basir di kasus dugaan suap PLTU Riau-I. Penyidik masih mengumpulkan sejumlah bukti untuk memperkuat dugaan keterlibatan Sofyan.

"Sabar, tunggu saja," kata Saut.

Nama Sofyan Basir memang santer disebut sebagai salah satu pihak yang ikut terlibat dalam pembahasan proyek PLTU Riau-I. Sofyan diduga ikut berperan dalam meloloskan perusahaan Blackgold Natural Resources Limited sebagai konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-I.

Bahkan, dalam CCTV yang disita KPK dari sejumlah lokasi, Sofyan Basir bersama dengan mantan Menteri Sosial Idrus Marham beberapa kali melakukan pertemuan dengan kedua tersangka dalam kasus ini yakni Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo.

Dalam proses pengusutan kasus ini, Sofyan Basir sudah dua kali diperiksa penyidik. Kepada awak media, dia tak menepis informasi kalau dirinya mengenal dekat Idrus dan kedua tersangka tersebut.

KPK baru menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap PLTU Riau-I. Ketiga tersangka itu antara lain, Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo dan teranyar Idrus Marham.

TAGS : KPK PLTU Riau Dirut PLN Idrus Marham




TERPOPULER :