Senin, 19/11/2018 07:49 WIB

Menteri Amran Gandeng Mendes dan Mensos Pangkas Angka Kemiskinan

Untuk menekan angka kemiskinan pemerintah menggunakan pendekatan by name by address.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Rapat Koordinasi program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera dengan sejumlah kementerian dan kepala dinas pertanian seindonesia di Surabaya, Selasa (7/8).

Surabaya - Kementerian Pertanian (Kementan) mengandeng Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mendukung program Bekerja. Hal itu guna menekan angka kemiskinan di Indonesia.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, kemiskinan di Indonesia tidak bisa diselesaikan satu kelompok saja, tapi harus semua pihak ikut terlibat, terutama Menteri Sosial (Mensos) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Lebih lanjut diterangkan, bahwa untuk menekan angka kemiskinan pemerintah menggunakan pendekatan by name by address. Dalam hal ini kementan mengandeng Kemensos untuk mengetahui data dan wilayah termiskin di Indonesia. Dengan demikian bantuan pemerintah akan tepat sasaran.

Selain itu Program Bekerja ini juga  menggunakan sistem klaster (Kelompok). Dengan mengangkat keunggulan suatu desa atah wilayah masing-masing. Di Indramayu misalnya, keuunggulannya adalah mangga gincu.

"Jadi satu klaster semua harus tanam mangga. Kemudian klaster yang lain komoditas pisang," ujar Amran mencontohkan, dalam Rapat Koordinasi program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) dengan sejumlah kementerian dan kepala dinas pertanian seindonesia di Surabaya, Selasa (7/8).

Hal itu selaras dengan program unggulan Kemendes, yaitu Produk Unggulam Wilayah Pedesaan (Prukades). Menariknya lagi adalah adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Kopersi inil nantinya mengelolah hasil dan menyediakan komoditas pertanian.

Ditempat yang sama Direktur Jenderal Penaganan Fakir Miskin Kemensos, Andi ZA Dulung sangat mendukung sinergitas tiga menteri tersebut. Walaupun secara impormal ketiga menteri sudah membangun komunikasi dengan baik.

Selain itu, Direktur Jenderal Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa PDTT, Taufik Majdit mengatakan program Bekerja yang digagas Kementan memiliki korelasi yang sangat signifikan dengan prioritas pembangunan desa, yaitu menjadikan desa mandiri.

Keempat program unggulan kemendes yang mendukung Program Bekerja Kementan adalah, Prukades, BUMdes, embung dan dan sarana olah raga.

TAGS : Kementan Andi Amran Sulaiman Bekerja BPS




TERPOPULER :