Selasa, 13/11/2018 05:09 WIB

200.000 Ribu Pribumi Tinggalkan Suriah

200.000 warga Suriah meninggalkan rumah mereka di Provinsi Daraa menuju perbatasan Yordania dan Israel.

Ratusan orang sedang berjalan untuk berpindah dari desa di Suriah (REUTERS/Omar Sanadiki)

Damaskus – Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah melaporkan, pada Selasa (3/7) sekitar 200.000 warga Suriah meninggalkan rumah mereka di Provinsi Daraa menuju perbatasan Yordania dan Israel.

Di tenda dekat perbatasan para pengungsi yang melarikan diri dari serangan udara, mengalami kekurangan pasokan dasar, seperti air minum, makanan, dan obat-obatan.

Dilansir dari Syrian Observer, setidaknya 214 warga sipil termasuk 65 anak-anak dan 43 perempuan tewas, akibat serangan yang dilancarkan militer pemerintah antara 15-30 Juni 2018.

Pada Kamis pekan lalu, Amman menyatakan kesiapannya mendukung PBB untuk membantu pengungsi Suriah, namun belum ada upaya lebih lanjut untuk membuka perbatasan hingga hari ini.

Diketahui, selama beberapa hari terakhir, Daraa menjadi target serangan militer pemerintah dan sekutu. Serangan berlanjut hingga ke timur Daraa, yakni kota-kota Busra al-Harir dan Nahtah.

Sebelumnya sudah ada pembicaraan damai di ibu kota Kazakhastan, Astana. Daraa lalu ditetapkan sebagai zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

TAGS : Suriah Pengungsi Assad




TERPOPULER :