Senin, 20/08/2018 09:39 WIB

Jared Kushner Kesal dengan Resolusi Palestina di Kuwait

Kuwait menyusun resolusi itu setelah puluhan demonstran Palestina tewas oleh pasukan Israel bulan lalu di Gaza

Menantu Presiden Donald Trump sekaligus penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner (R) dan Donald Trump (Foto: Reuters)

Kuwait - Penasihat senior untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Jared Kushner bertemu bertemu duta besar Kuwait untuk Washington dan menyatakan rasa kesalnya terhadap posisi negara Teluk di Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNSC).

Mengutip sumber diplomatik AS yang tidak disebutkan namanya, harian Al Rai yang berbasis di Kuwait  mengatakan, Kushner menyampaikan "kesal" atas pemerintahan Trump atas resolusi Kuwait baru-baru ini yang menyerukan perlindungan warga sipil Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki.

Kuwait menyusun resolusi itu setelah puluhan demonstran Palestina tewas oleh pasukan Israel bulan lalu di Gaza.

Kushner dilaporkan mengatakan kepada duta besar Salem Abdullah al-Jaber al-Sabah bahwa posisi Kuwait secara pribadi telah membuatnya malu di depan para pejabat AS dan teman-teman Amerika yang mendukung upaya AS untuk menyelesaikan krisis itu.

Menantu presiden itu mengatakan dalam pertemuan lima menit bahwa ia telah bekerja bersama Mesir dan Arab Saudi pada pernyataan bersama Arab-AS mengenai situasi di Gaza sebelum prakarsa Kuwait.

Menurut laporan itu, Kushner mengatakan ia ingin Kuwait mempertahankan perannya sebagai mediator dalam krisis Teluk yang sedang berlangsung, meskipun beberapa pihak keberatan terhadap upaya diplomatiknya.

Pria berusia 37 tahun itu, yang juga utusan perdamaian Timur Tengah presiden, bersikeras bahwa Hamas dianggap sebagai organisasi "teroris". Ia mengatakan, kelompok Palestina bekerja untuk memajukan agenda Iran di wilayah tersebut dan tidak memiliki kepentingan rakyat Palestina di jantung.

Sumber resmi kementerian luar negeri Kuwait menepis laporan Al Rai, mengatakan hubungan antara Kuwait dan Amerika Serikat "mengakar kuat".

Pekan lalu, AS sendirian dalam memilih resolusi DK PBB yang dirancang untuk melindungi Palestina dari tembakan langsung Israel. Sepuluh negara, termasuk Rusia dan Perancis, memberikan suara mendukung resolusi. (AS)

TAGS : Kuwait Iran Palestina Amerika Serikat




TERPOPULER :