https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Reformasi Satuan Biaya BOS Memperkuat Aspek Keadilan Belajar

Aliyudin Sofyan | Kamis, 24/09/2020 20:30 WIB



Kebijakan yang mendorong semakin adilnya kesempatan belajar bagi setiap warga negara itu patut diapresiasi. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Reformasi biaya satuan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) memperkuat aspek keadilan dalam kesempatan belajar di Tanah Air.

"Kebijakan yang mendorong semakin adilnya kesempatan belajar bagi setiap warga negara itu patut diapresiasi. Saya berharap aplikasi kebijakan itu di lapangan juga sesuai dengan yang diharapkan pemerintah," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/9).

Lestari, mengungkapkan, pada rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Rabu (23/9), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan tahun depan penghitungan biaya satuan BOS akan didasarkan pada dua variabel.

Baca juga :
Mensos Minta Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Dipercepat dan Tepat Sasaran

Variabel pertama, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, yaitu indeks kemahalan konstruksi (IKK) dari Badan Pusat Statistika (BPS) dan variabel kedua adalah indeks besaran peserta didik (IPD) atau indeks jumlah peserta didik per sekolah di suatu daerah.

Menurut Rerie, kebijakan yang diambil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu merupakan langkah strategis yang membuka kesempatan belajar yang lebih berkeadilan bagi setiap warga negara.

Baca juga :
3 Ribu Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Teken Bantuan Perbaikan

Jika indeks kemahalan konstruksi tidak diperhatikan, jelas Rerie itu, maka sebagian dana BOS malah akan terserap menutup kemahalan sehingga target tidak terealisasi secara optimal.

Sedangkan indeks besaran peserta didik, jelas Rerie, akan menentukan efektivitas dana BOS. "Jumlah dana BOS yang sama tentu mempunyai dampak berbeda terhadap sekolah dengan jumlah siswa yang berbeda,` ujarnya.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Di masa datang, jelas Rerie, dana BOS akan berbeda di sejumah wilayah karena adanya dua faktor tersebut. Sehingga, tambahnya, makna keadilan dana BOS bukan pada kesamaan nilainya, tetapi justru pada perbedaannya.

Dengan perbedaan nilai dana BOS tersebut, Rerie berharap, secara bertahap semua sekolah akan menemukan banyak kesamaan terutama sekolah di daerah terpencil dan sekolah di daerah perkotaan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat BOS Sekolah

Terpopuler

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777