https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemerintah Guang Zhou Lindungi Makam Sahabat Nabi SAW

Sundari | Minggu, 09/07/2017 19:20 WIB



Makam Sa`ad berada di dalam ruang khusus berarsitektur Tiongkok pada era Dinasti Tang.

Guang Zhou - Pemerintahan Kota Guang Zhou, China, akan memperluas kompleks pemakaman Sa`ad bin Abi Waqqash RA yang dikenal sebagai sahabat sekaligus paman Nabi Muhammad SAW yang berada di Jalan Jiefangbei.

Menurut Wakil Kepala Kantor Kebudayaan, Radio, dan Televisi Pemkot Guangzhou, Ou Caiqun, tak hanya perluasan kompleks makam itu,  juga pembangunan masjid yang bisa menampung hingga 5.000 orang.

Kemudian, katanya lagi, pemerintah akan memberikan status benda cagar budaya sehingga mendapatkan perlindungan khusus terhadap situs bersejarah tersebut. "Hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah lokal terhadap umat Islam," kata pejabat perempuan itu.

Baca juga :
Unai Emery Kembali Buktikan Status Raja Kompetisi Eropa

Menurut dia, situs budaya itu tidak hanya menjadi tempat ibadah umat Islam, melainkan juga banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. "Bahkan saya lihat ada beberapa warga Indonesia yang menziarahi makam itu, karena memang yang saya tahu penduduk Indonesia mayoritas muslim," ucapnya.

Makam yang berada di Ibu Kota Provinsi Guangdong yang berjarak sekitar 2.151 kilometer sebelah selatan Ibu Kota China di Beijing tersebut, tidak pernah sepi dari penziarah yang memang mayoritas umat Islam Tiongkok beretnis Hui.

Baca juga :
Momen Prabowo Promosikan Kopi Buatan Indonesia di DPR

Makam Sa`ad berada di dalam ruang khusus berarsitektur Tiongkok pada era Dinasti Tang. Bangunan itu beratapkan genting warna abu-abu, sedangkan dindingnya bercat hijau. Ruangan tersebut dapat menampung sekitar 20 orang dan hanya ada satu pintu kecil sehingga para penziarah harus menundukkan kepala jika memasuki ruangan tersebut.

Di luar bangunan utama terdapat beberapa makam lain yang diduga para imam atau pengikut Sa`ad, baik warga China pribumi maupun dari bangsa lain. Sekitar 2,5 kilometer dari lokasi makam tersebut terdapat Masjid Huaisheng di Jalan Guangta No. 56.

Baca juga :
Ini Lima Manfaat Melakukan Meditasi di Pagi Hari

Masjid yang dilengkapi dengan menara (guangta) itu dibangun Sa`ad pada tahun 627 Masehi atau sekitar tujuh tahun setelah datang ke China untuk melakukan misi pertamanya.

Makam Sa`ad dan Masjid Huaisheng tersebut menjadi salah satu saksi sejarah Jalur Sutera Maritim. Masjid Huaisheng atau Guangta tersebut konon merupakan masjid pertama yang dibangun di luar jazirah Arab pada masa itu. Ant

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Makam Nabi China

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777