Ilustrasi - Serangan rudal Iran (Foto: RRI)
Jakarta, Jurnas.com - Tentara Iran pada Kamis (23/7) menyatakan akan terus melanjutkan serangannya di seluruh kawasan hingga serangan terhadap Iran dihentikan, demikian dilaporkan stasiun televisi pemerintah.
"Serangan balasan angkatan bersenjata akan terus berlanjut selama serangan AS terhadap infrastruktur dan wilayah pesisir negara ini masih berlangsung," kata juru bicara tentara Mohammad Akraminia, menurut laporan TV pemerintah, seraya menambahkan bahwa negaranya siap menghadapi "setiap skenario musuh."
Bahrain telah mengaktifkan sirine peringatan udara pada Kamis sore dan mengimbau para warga serta penduduk setempat untuk tetap tenang dan menuju ke tempat aman terdekat, kata Kementerian Dalam Negeri Bahrain di media sosial.
Garda Revolusi Iran pada Kamis menyatakan bahwa mereka telah menyerang aset-aset militer AS di Kamp Al-Adiri dan Pangkalan Udara Ali Al-Salem di Kuwait, setelah tentara Kuwait sebelumnya mengumumkan tengah mencegat drone musuh menyusul serangan berturut-turut Iran ke negara tersebut selama beberapa hari terakhir.
"Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang merespons ancaman drone musuh," kata pihak militer dalam sebuah unggahan di X pada malam hari. "Ledakan apa pun yang mungkin terdengar merupakan hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat target musuh."
Sementara itu, Angkatan Bersenjata Yordania menyatakan telah mencegat empat rudal Iran dan enam drone Iran dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Militer AS juga menyampaikan pada Kamis dini hari bahwa mereka telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru terhadap Iran atas perintah Presiden Donald Trump, yang menandai malam ke-12 secara berturut-turut serangan Amerika Serikat.
"Pasukan AS menggempur target-target militer Iran termasuk kapabilitas maritim, fasilitas penyimpanan rudal dan drone, situs pengawasan pesisir, serta aset pertahanan udara. Serangan ini semakin memperlemah kemampuan Iran untuk menyerang pelaut sipil dan kapal komersial," kata Komando Pusat AS (CENTCOM) di akun media sosialnya.
Pasukan Amerika telah menargetkan puluhan situs militer Iran di darat sembari memulihkan blokade terhadap Iran di laut, serta telah mengalihkan rute sembilan kapal komersial yang terafiliasi dengan Iran dan melumpuhkan satu kapal untuk mencegah akses menuju pelabuhan-pelabuhan Iran.
Kamis, 23/07/2026 19:15 WIB