Ilustrasi - kalender tahun 2026 (Foto: deeradsparrow)
Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 24 Juli menyimpan deretan peristiwa dan momentum bersejarah yang dirayakan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Tahun ini, berbagai lapisan masyarakat kembali memperingati ragam hari penting yang berfokus pada pelestarian budaya, kesadaran kesehatan, hingga sejarah penegakan hak asasi manusia.
Di panggung nasional, 24 Juli menjadi momen istimewa bagi kaum perempuan Indonesia melalui peringatan Hari Kebaya Nasional.
Penetapan yang dikukuhkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023 ini merujuk pada peristiwa bersejarah Kongres Wanita Indonesia (Kowani) X pada tahun 1964.
Kala itu, Presiden ke-1 RI, Sukarno, menyambut ribuan perempuan yang hadir secara kompak mengenakan kebaya sebagai simbol kepribadian bangsa.
Peringatan ini ditujukan untuk terus menjaga kebaya sebagai aset budaya sekaligus identitas bangsa, meskipun statusnya tidak masuk dalam daftar tanggal merah atau libur nasional.
Selain busana tradisional, tanggal ini juga menjadi tonggak penting perjuangan kesetaraan gender di tanah air.
Pada 24 Juli 1984, Pemerintah Indonesia secara resmi meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women / CEDAW) melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984.
Momentum ini terus digaungkan setiap tahunnya sebagai pengingat komitmen negara dalam melindungi perempuan dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan.
Sementara itu dari kancah global, masyarakat dunia memperingati Hari Perawatan Diri Internasional (International Self-Care Day).
Peringatan yang diprakarsai oleh International Self-Care Foundation sejak 2011 ini memiliki simbolisme unik pada pemilihan tanggalnya.
Angka 24 dan bulan 7 (24/7) dipilih untuk mengingatkan bahwa perawatan diri, baik kesehatan fisik maupun mental, merupakan komitmen yang harus dijalankan secara konsisten selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
Tak kalah bernilai sejarah, warga Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Wonosobo juga merayakan hari jadi daerahnya setiap tanggal 24 Juli.
Hari lahir daerah berhawa sejuk ini merujuk pada peristiwa penting Perang Diponegoro tahun 1825 yang dipimpin oleh Kyai Muhammad Ngarpah.
Di belahan dunia lain, perayaan unik seperti National Cousin`s Day di Amerika Serikat hingga Hari Anak Nasional di Vanuatu turut meramaikan deretan peringatan yang jatuh pada hari ini.
Kamis, 23/07/2026 19:15 WIB