https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemukim Ilegal Israel Tembak Mati Warga Tepi Barat

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 02/10/2026 17:15 WIB



Jenazah Tamer al-Hamayda (42) dan tiga korban luka dilarikan ke Kompleks Medis Nasser pada Kamis setelah serangan tersebut menghantam tenda tempat berlindung. Tim medis membawa jenazah korban setelah serangan Israel terhadap sebuah kendaraan di lingkungan Tal al-Hawa, Kota Gaza (File: Khames Alrefi/Anadolu)

Jakarta, Jurnas.com - Serangan pesawat tak berawak (drone) Israel menewaskan seorang pria Palestina dan melukai beberapa lainnya di Gaza selatan, sementara pemukim ilegal Israel menembak mati seorang pria Palestina lainnya di dekat Ramallah, Tepi Barat yang diduduki.

Jenazah Tamer al-Hamayda (42) dan tiga korban luka dilarikan ke Kompleks Medis Nasser pada Kamis setelah serangan tersebut menghantam tenda tempat berlindung pengungsi Palestina di kawasan al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis di pesisir selatan Jalur Gaza.

Seorang warga Palestina lainnya meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam serangan drone Israel sebelumnya pada Selasa. Serangan itu menargetkan kerumunan warga Palestina di kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara, menurut keterangan tenaga medis di Kompleks Medis Nasser.

Baca juga :
Israel Kembali Serang Gaza, Jurnalis Palestina Tewas Terbunuh

Pasukan Israel juga melancarkan operasi pembongkaran berskala besar yang menargetkan bangunan-bangunan di sebelah timur kawasan al-Tuffah, Kota Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan delapan kematian baru dan 26 korban luka dalam 24 jam terakhir. Jumlah ini menambah total korban sejak "gencatan senjata" mulai berlaku pada Oktober 2025 menjadi 1.439 orang tewas dan 5.052 orang terluka, dengan 834 jenazah berhasil dievakuasi dari reruntuhan.

Baca juga :
Pemukim Israel Halangi Kepulangan Warga Palestina

Kementerian itu menambahkan bahwa agresi Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 74.040 warga Palestina dan melukai 175.168 lainnya sejak Oktober 2023.

Sementara itu, di Tepi Barat yang diduduki, para pemukim Israel menembak mati seorang pria Palestina dan melukai satu orang lainnya saat melakukan penyerbuan ke desa Yasuf, utara Ramallah, pada Kamis.

Baca juga :
Menteri Ben Gvir dan Pemukim Israel Serbu Masjid di Palestina

Mashhour Yassin (51) tewas seketika akibat tembakan pemukim ilegal tersebut, papar Kementerian Kesehatan Palestina.

Menggambarkan kekejaman tersebut, Kementerian Luar Negeri Palestina menyatakan bahwa pasukan Israel sempat menahan sebuah ambulans, menyita kuncinya, dan membuangnya. Insiden ini disebut sebagai "kejahatan yang mencerminkan koordinasi yang jelas antara para pemukim dan pasukan pendudukan."

Kementerian tersebut juga menyatakan bahwa pembunuhan ini masuk dalam kerangka eskalasi kejahatan pemukim terorganisir yang serius dan berkelanjutan. Mereka menyebut Israel memberikan kebebasan bagi terorisme pemukim terhadap rakyat Palestina demi melayani rencana permukiman, aneksasi, pemindahan paksa, dan pembersihan etnis.

Wali Kota Yasuf, Jumaa Abdel Fattah, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa puluhan pemukim Israel yang bersenjatakan tongkat dan senjata api menyerang desa yang terletak di antara empat permukiman Israel itu.

"Yassin sedang berada di depan pintu rumahnya saat para pemukim menyerang rumah-rumah warga. Dia keluar untuk mempertahankan rumahnya," kata Abdel Fattah, seraya menambahkan bahwa keponakan Yassin juga terluka dalam serangan itu.

Abdel Fattah menyebutkan bahwa para pemukim itu datang dari Havat Anton, sebuah permukiman ilegal Israel yang didirikan pada bulan Juli dan sebelumnya pernah menyerang penduduk desa tersebut.

Warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki terus melaporkan adanya lonjakan serangan pogrom oleh pemukim ilegal dalam beberapa bulan terakhir.

Lebih dari 500.000 warga Israel saat ini tinggal di berbagai permukiman Tepi Barat yang dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.

Menurut data PBB, sedikitnya 1.112 warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki telah dibunuh oleh pasukan maupun pemukim Israel di wilayah tersebut sejak Oktober 2023, termasuk sedikitnya 37 orang yang dibunuh secara langsung oleh pemukim.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Serangan Israel Drone Israel Pemukim Israel

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777