https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Tahun Baru Identik dengan Kembang Api? Begini Sejarahnya

Mutiul Alim | Kamis, 26/12/2024 07:01 WIB



Menurut sejarah, tradisi penggunaan kembang api berawal dari Tiongkok sekitar tahun 618 hingga 907 masehi Kembang api menjadi menjadi simbol perayaan malam tahun baru (Foto: Shutterstock)

Jakarta, Jurnas.com - Di seluruh belahan dunia, kembang api menjadi simbol perayaan tahun baru. Gemerlap cahaya berwarna-warni di langit malam saat pergantian tahun bukan hanya menjadi hiburan visual, tetapi juga memiliki sejarah panjang yang sarat makna.

Lalu, mengapa kembang api saat ini identik dengan perayaan malam tahun baru?

Menurut sejarah, tradisi penggunaan kembang api berawal dari Tiongkok sekitar tahun 618 hingga 907 masehi. Pada masa Dinasti Tang, penduduk Tiongkok menemukan bahwa campuran bubuk mesiu yang dimasukkan ke dalam batang bambu menghasilkan ledakan kecil ketika dibakar.

Baca juga :
Ngilu, Kaki Pria Ini Putus usai Terkena Kembang Api Imlek

Ledakan ini dipercaya mampu mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan. Kembang api kemudian digunakan dalam berbagai perayaan, termasuk Tahun Baru Imlek, untuk menyambut keberuntungan di tahun yang baru.

Adapun suara keras yang dihasilkan oleh petasan dan kembang api, menurut masyarakat Tiongkok, dianggap efektif untuk mengusir roh jahat dan energi negatif.

Baca juga :
Libur Imlek, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 25 Persen

Kebiasaan ini meluas ke berbagai perayaan, termasuk tahun baru, dengan harapan bahwa segala hal buruk di tahun sebelumnya akan pergi, memberikan ruang untuk keberuntungan dan kebahagiaan di tahun yang baru.

Kembang api mulai diperkenalkan ke Eropa sekitar abad ke-13 oleh Marco Polo, seorang penjelajah dari Venesia yang membawa bubuk mesiu dan teknologi pembuatannya dari Tiongkok.

Baca juga :
Awal Mula Imlek Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia

Para bangsawan Eropa mulai menggunakan kembang api dalam pesta-pesta besar untuk menunjukkan kekayaan dan kemewahan. Secara bertahap, tradisi ini meluas ke perayaan publik.

Secara simbolis, cahaya kembang api dianggap mewakili harapan dan awal yang baru. Dalam berbagai budaya, cahaya sering diartikan sebagai simbol pencerahan, kemenangan atas kegelapan, dan kehidupan.

Pada malam tahun baru, kembang api menjadi simbol harapan untuk tahun mendatang yang penuh kebahagiaan dan kesuksesan.

Selain makna simbolis, kembang api juga menjadi hiburan yang menyatukan orang-orang. Perayaan tahun baru biasanya melibatkan keluarga, teman, dan komunitas yang berkumpul untuk menyaksikan langit malam yang dihiasi warna-warni. Kembang api menciptakan momen kebersamaan yang penuh suka cita.

Seiring waktu, teknologi kembang api berkembang pesat. Saat ini, kembang api dirancang dengan berbagai bentuk, warna, dan pola yang menciptakan pertunjukan visual luar biasa. Efek ini semakin memperkuat daya tariknya sebagai elemen penting dalam perayaan tahun baru.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tahun Baru Kembang Api Fakta Unik

Terkini | Selasa, 12/05/2026 19:41 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777