https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Negosiasi Buntu, Iran Anggapan Tuntutan AS Berlebihan

Mutiul Alim | Sabtu, 23/05/2026 17:01 WIB



Iran menuduh Amerika Serikat mengajukan tuntutan yang berlebihan dalam perundingan perdamaian Kepulan asap hitam pasca serangan terhadap kilang minyak di Teheran (Foto: EPA)

Teheran, Jurnas.com - Iran menuduh Amerika Serikat mengajukan tuntutan yang berlebihan dalam perundingan perdamaian, di tengah adanya potensi Washington melancarkan serangan baru terhadap republik Islam tersebut.

Di tengah situasi sensitif ini, panglima militer Pakistan dilaporkan telah tiba di Teheran pada Jumat (22/5) untuk memperkuat upaya mediasi.

Dikutip dari AFP pada Sabtu (23/5), ketegangan semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump secara mendadak mengubah rencananya untuk menghadiri pernikahan putranya demi tetap berada di Washington karena urusan pemerintahan.

Baca juga :
Iran dan Pakistan Bertemu Bahas Proposal Perdamaian Perang

Trump menggambarkan negosiasi yang buntu minggu ini berada di batas tipis antara peluncuran serangan baru atau kesepakatan damai untuk mengakhiri perang, yang dipicu oleh serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu.

Meskipun negosiasi telah berjalan berminggu-minggu sejak gencatan senjata pada 8 April termasuk lewat dialog tatap muka di Islamabad, solusi permanen belum tercapai dan akses penuh ke Selat Hormuz masih tersendat hingga mencekik pasokan minyak dunia.

Baca juga :
Serangan Israel Tewaskan Dua Orang di Lebanon Selatan

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga kembali menegaskan posisi negaranya saat melakukan panggilan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

“Teheran tetap terlibat dalam proses diplomatik meskipun ada pengkhianatan diplomasi yang berulang dan agresi militer terhadap Iran, bersama dengan posisi yang kontradiktif serta tuntutan berlebihan yang berulang oleh Amerika Serikat,” kata Abbas Araghchi menurut laporan kementerian luar negeri Iran.

Baca juga :
Warga Lebanon Patungan Abadikan Kehancuran dampak Serangan Israel

Araghchi juga melakukan kontak telepon dengan Menlu Oman Badr Al-Busaidi pada Sabtu ini guna mencegah eskalasi konflik. Sementara itu, sejumlah media AS melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan serangan ke Iran walaupun keputusan akhir belum diambil.

Di sisi lain, Panglima Militer Pakistan Asim Munir telah mengadakan pertemuan larut malam dengan Araghchi di Teheran, namun juru bicara kementerian luar negeri Iran Esmaeil Baqaei mengingatkan bahwa kunjungan tersebut belum menjadi titik balik krusial mengingat perbedaan pendapat yang masih sangat mendalam dan luas antara kedua pihak yang bertikai.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perundingan Perdamaian Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah

Terkini | Senin, 03/08/2026 16:47 WIB

News

Ilmuwan Tiongkok Kembangkan Metode Peledakan Asteroid Gunakan Nuklir

News

Ribuan Calon Mahasiswa Datangi Binus, Wujudkan Langkah Menuju Karier Global

News

Diserang Saat Sidang Sengketa, 35 Warga Sipil Tewas Dihantam Drone Militer

News

Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2 Diduga Akibat Kelalaian, Harus Diusut Tuntas

News

Enam Warga Israel Ditangkap Usai Serang Biara

News

Sekjen DPR Apresiasi Anugerah Jurnalistik KWP 2026

News

Jaringan Listrik Kolaps Lagi, Kuba Dilanda Pemadaman Total Nasional

KPK Segera Tahan Catur Budi Harto Cs di Kasus Korupsi EDC BRI

Gaya Hidup

5 Zodiak Ini Dikenal Paling Penyayang dan Empatis, Siapa Dia?

News

KPK Sebut Korupsi EDC dan Notifikasi Perbankan BRI Saling Beririsan

Olahraga

Newcastle United Sudah Siapkan Pengganti Bruno Guimaraes

News

KPK Konstruksikan Dugaan Fee 3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum Hipmi

News

Kemenhut Dorong Komitmen Zero Karhutla pada PBPH di Provinsi Jambi

News

Menaker Beberkan Langkah Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Pekerja

News

KM Mutiara Sentosa II Terbakar, Menhub Tinjau Evakuasi Penumpang

Gaya Hidup

Studi Ungkap Perubahan Iklim Bikin Kehidupan di Kota Makin Tidak Setara

News

Dubes Tiongkok Dukung Transformasi Transmigrasi, Siap Perkuat Kolaborasi

Gaya Hidup

Ada Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, NASA Siapkan Siaran Langsung

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777