https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sering Tak Disadari, Ini 5 Modus Begal yang Perlu Diwaspadai

Vaza Diva | Sabtu, 23/05/2026 14:05 WIB



Berikut lima modus yang pernah ramai digunakan pelaku kejahatan jalanan. Ilustrasi - lima modus aksi begal yang sering digunakan (Foto: Kompas)

Jakarta, Jurnas.com - Aksi kejahatan jalanan dengan modus begal kerap memanfaatkan kelengahan korban.

Seiring waktu, pelaku juga menggunakan berbagai cara untuk membuat target panik, berhenti, atau kehilangan fokus sebelum melancarkan aksinya.

Meski pola kejahatan dapat berubah, sejumlah modus pernah beberapa kali ramai dibicarakan masyarakat dan menjadi perhatian aparat keamanan.

Baca juga :
Kualitas Udara Jakarta Peringkat Pertama Terburuk di Dunia

Mengenali pola tersebut dapat membantu pengendara meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan, terutama pada malam hingga dini hari.

Berikut lima modus yang pernah ramai digunakan pelaku kejahatan jalanan:

1. Pura-pura Meminta Bantuan

Salah satu modus yang sering disebut adalah pelaku berpura-pura membutuhkan pertolongan di pinggir jalan. Misalnya mengaku mengalami kerusakan kendaraan, meminta bantuan mendorong motor, atau berpura-pura tersesat.

Baca juga :
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Korban yang berhenti untuk menolong terkadang dibuat lengah, terutama jika lokasi dalam kondisi sepi.

2. Menuduh Korban Menyenggol Kendaraan

Pelaku dapat berpura-pura marah dan menuduh korban menyenggol kendaraan atau menyebabkan kerusakan tertentu. Situasi ini biasanya dibuat mendadak agar korban panik dan kehilangan konsentrasi.

Baca juga :
Hari Ini Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Saat korban berhenti untuk menjelaskan, pelaku lain bisa memanfaatkan situasi tersebut.

3. Memepet Kendaraan Korban

Modus lain yang kerap dibicarakan ialah pelaku mengikuti lalu memepet kendaraan korban secara perlahan. Tujuannya membuat pengendara merasa tertekan, kehilangan keseimbangan, atau terpaksa berhenti.

Karena itu, pengendara disarankan tetap tenang dan mengarahkan kendaraan ke tempat ramai apabila merasa diikuti.

4. Menjatuhkan Barang di Jalan

Dalam beberapa cerita yang beredar, pelaku disebut sengaja menjatuhkan benda tertentu di dekat kendaraan korban. Korban kemudian diberi tahu bahwa ada barang yang jatuh atau kendaraan mengalami masalah.

Saat korban berhenti untuk memeriksa, situasi tersebut dapat dimanfaatkan pelaku.

5. Berpura-pura Terjadi Kecelakaan

Modus lain yang pernah ramai dibahas adalah skenario kecelakaan palsu. Pelaku membuat situasi seolah terjadi insiden di jalan agar korban menghentikan kendaraan.

Kondisi ini dapat membuat korban spontan turun tanpa memperhatikan situasi sekitar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Aksi Begal Modus Begal DKI Jakarta

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777