https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Gelar Nikah Massal Pasukan Siap Mati Lawan AS-Israel

Mutiul Alim | Selasa, 19/05/2026 20:19 WIB



Iran menggelar acara pernikahan massal di Teheran bagi pasangan kekasih yang mendaftarkan diri dalam program resmi mengorbankan nyawa dalam perang Program nikah massal di Iran (Foto: AFP)

Teheran, Jurnas.com - Otoritas Iran menggelar acara pernikahan massal di Teheran bagi pasangan kekasih yang mendaftarkan diri dalam program resmi mengorbankan nyawa dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Upacara pernikahan yang dilaksanakan pada Senin (18/5) malam tersebut melibatkan ratusan pasangan di beberapa alun-alun utama di ibu kota, termasuk lebih dari 100 pasangan di alun-alun Imam Hossein, Teheran.

Acara disiarkan di televisi negara dalam upaya untuk mendongkrak moral di masa perang, menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump berulang kali akan melakukan aksi militer baru terhadap Iran di tengah gencatan senjata.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

Mereka yang terlibat telah mendaftarkan diri, dikutip dari AFP pada Selasa (19/5), untuk program Janfada atau `pengorbanan diri` dalam bahasa Persia. Para pasangan berjanji untuk mempertaruhkan nyawa mereka dalam perang dengan berbagai cara, termasuk membentuk rantai manusia di luar stasiun pembangkit listrik.

Pihak berwenang Iran mengeklaim bahwa jutaan orang, termasuk tokoh-tokoh tinggi seperti Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Presiden Masoud Pezeshkian, telah mendaftarkan nama mereka.

Baca juga :
Pembangkit Nuklir UEA Diserang Drone, Militer Gelar Penyelidikan

Pasangan pengantin tiba di alun-alun Imam Hossein menggunakan jip militer yang dilengkapi dengan senapan mesin dan dinikahkan di atas panggung dalam upacara yang dipimpin oleh seorang ulama, berdasarkan foto-foto yang dirilis AFP.

Panggung tersebut dihiasi dengan balon-balon dan gambar raksasa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, yang belum pernah tampil di depan publik sejak diangkat ke posisi tersebut setelah pembunuhan ayah sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei, pada hari pertama perang.

Baca juga :
Perundingan AS vs Iran Terhambat Masalah Kepercayaan, China Diminta Tengahi

“Tentu saja negara ini sedang berperang, tetapi anak muda juga punya hak untuk menikah,” kata seorang wanita muda bergaun pengantin Islami warna putih, yang tidak disebutkan namanya, di samping pengantin prianya dalam rekaman video yang diterbitkan oleh kantor berita Mehr.

Seorang pria berjas gelap, di samping calon pengantin wanitanya, mengatakan bahwa mereka bahagia karena momen tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahan Imam Ali bin Abi Thalib dengan Sayyidah Fatimah, putri Nabi Muhammad.

“Kami menerima berkah mereka. Terlebih lagi, kami datang untuk memberikan harapan terbaik kami kepada orang-orang di jalanan,” kata dia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nikah Massal Iran Program Nikah Janfada Perang AS vs Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777