https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Komisi XIII DPR Kecam Israel, Dukung Upaya Pemerintah Selamatkan 5 WNI

Samrut Lellolsima | Selasa, 19/05/2026 16:41 WIB



Kami mendukung penuh langkah pemerintah yang terus berupaya menyelamatkan WNI dari militer Israel. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso

Jakarta, Jurnas.com – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengecam tindakan militer Israel yang menahan lima warga negara Indonesia (WNI) dalam misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Ia menegaskan DPR mendukung penuh langkah pemerintah untuk mempercepat pembebasan para WNI tersebut.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah yang terus berupaya menyelamatkan WNI dari militer Israel,” kata Sugiat dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5).

Baca juga :
Rudianto Lallo Soroti Potensi Abuse of Power dalam Penanganan Korupsi

Menurut Sugiat, penahanan para WNI dilakukan secara sewenang-wenang dan bertentangan dengan hukum internasional. Ia menyebut tindakan itu melanggar Pasal 9 Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi Indonesia melalui UU Nomor 12 Tahun 2005, serta Prinsip 2 Deklarasi PBB tentang Penahanan Sewenang-wenang Tahun 1992.

Apalagi, kata dia, penangkapan dilakukan di perairan internasional yang berada di luar yurisdiksi Israel.

Baca juga :
Baleg DPR Kaji Tumpang Tindih Penentuan Kerugian Negara Perkara Korupsi

Tercatat ada lima WNI yang masih ditahan, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, Rahendro Herubowo dari iNews/CNN, serta relawan Rumah Zakat Andi Angga Prasadewa.

Sugiat menilai tindakan militer Israel juga melanggar perlindungan terhadap jurnalis di wilayah konflik sebagaimana diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1738 Tahun 2006.

Baca juga :
Kemenlu Harus Pastikan Keselamatan WNI yang Dicegat Israel di Laut Gaza

“Resolusi itu secara tegas menginstruksikan negara-negara yang berkonflik untuk memberikan perlindungan penuh kepada jurnalis sebagai warga sipil,” ujarnya.

Politikus Gerindra itu turut mendorong pemerintah memperkuat jalur diplomasi dengan negara-negara yang menjadi lokasi perlintasan militer Israel guna memastikan kondisi dan lokasi penahanan para WNI.

Selain itu, ia meminta Komite Internasional Palang Merah atau ICRC segera memperoleh akses penuh ke lokasi penahanan sesuai mandat Konvensi Jenewa untuk mencegah terjadinya penyiksaan maupun perlakuan tidak manusiawi.

Sugiat juga mendesak pemerintah melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Dewan HAM PBB melalui mekanisme prosedur khusus.

“Kami di Komisi XIII DPR akan terus mengawal hingga pembebasan kelima WNI berjalan optimal dan selaras dengan prinsip kemanusiaan,” tegas legislator dari daerah pemilihan Sumatra Utara III itu.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI mengecam aksi militer Israel yang mencegat flotilla kemanusiaan menuju Gaza di perairan Siprus dan menahan sejumlah WNI.

Pemerintah melalui KBRI Ankara, Kairo, Amman, Istanbul, dan Roma terus melakukan koordinasi untuk upaya pembebasan para WNI, mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Selain menyiapkan dokumen perjalanan darurat dan dukungan medis, pemerintah juga menggalang dukungan internasional melalui Dewan Keamanan PBB, Dewan HAM PBB, dan ICRC.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi XIII Sugiat Santoso penahanan WNI tentara Israel Dewan HAM PBB

Terkini | Selasa, 19/05/2026 17:02 WIB

News

Komisi XIII DPR Kecam Israel, Dukung Upaya Pemerintah Selamatkan 5 WNI

News

Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Rapat Paripurna DPR Bahas RAPBN 2027

News

Rudianto Lallo Soroti Potensi Abuse of Power dalam Penanganan Korupsi

News

Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 117,31 Dolar AS Per Barel

News

Baleg DPR Kaji Tumpang Tindih Penentuan Kerugian Negara Perkara Korupsi

News

Kemenlu Harus Pastikan Keselamatan WNI yang Dicegat Israel di Laut Gaza

News

Komisi X DPR Apresiasi Piala Presiden Libatkan Klub Liga 4 dari 38 Provinsi

News

Legislator PDIP: Bebaskan 5 WNI, HAM Jangan Tersandera Geopolitik

Humanika

Tujuh Peristiwa Bersejarah yang Terjadi di Bulan Zulhijjah

News

KPK Periksa 12 Pegawai Bea Cukai Terkait Korupsi

News

Disorot Warganet, Menkop Bakal Evaluasi Soal Lokasi Kopdes Merah Putih

News

KPK Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Korupsi Bupati Ponorogo

News

Kemlu Pastikan Lima WNI Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

News

Dasco Minta Bursa Efek Ciptakan Regulasi yang Bikin Investor Nyaman

Hiburan

Konser Mahabbah Allah Pakem 9 Gerakan Kebudayaan Menyentuh Nurani Bangsa

News

Sidak BEI, Dasco Pastikan Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tekanan IHSG

News

MUI Kecam Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla dan Jurnalis Indonesia

Gaya Hidup

Peneliti Ungkap Korban Pompeii Ada Dokter Tewas Sambil Bawa Peralatan Medis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777