https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kurban atau Qurban, Mana yang Benar?

Vaza Diva | Sabtu, 16/05/2026 03:03 WIB



Berdasarkan tinjauan berbagai sumber literasi dan kebahasaan, kedua istilah tersebut merujuk pada hal yang sama. Ilustrasi - kurban atau qurban, ini penjelasannya menurut KBBI (Foto: kompas)

Jakarta, Jurnas.com - Menjelang perayaan Idul Adha, masyarakat sering kali menjumpai dua variasi penulisan untuk istilah penyembelihan hewan ternak, yaitu "Kurban" dan "Qurban".

Perbedaan ini kerap menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Muslim mengenai mana penulisan yang paling tepat secara kaidah maupun makna.

Secara etimologi, istilah ini berasal dari bahasa Arab, yakni Qurban (قربان), yang diambil dari akar kata Qaruba (قرب) yang berarti "dekat" atau "mendekatkan diri".

Baca juga :
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam

Dalam konteks ibadah, hal ini merujuk pada upaya hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui penyembelihan hewan ternak.

Jika merujuk pada standar resmi bahasa Indonesia, penulisan yang benar adalah Kurban.

Baca juga :
Zulhijah atau Dzulhijjah, Mana yang Benar? Ini Penjelasannya

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "kurban" memiliki dua arti utama.

Pertama, persembahan kepada Tuhan (seperti domba, sapi, unta) yang disembelih dalam ritual agama.

Baca juga :
Doa Menyembelih Hewan Kurban Iduladha, Lengkap dengan Arab dan Artinya

Kedua, orang atau binatang yang menderita kecelakaan dan sebagainya.

Dalam proses serapan bahasa, huruf "Qaf" (ق) dalam bahasa Arab umumnya diserap menjadi huruf "K" dalam bahasa Indonesia. Hal yang sama berlaku pada kata Qadhi menjadi Kadi, atau Qiyam menjadi Kiam (seperti dalam shalat kiam).

Oleh karena itu, untuk kepentingan administrasi, penulisan berita, dan dokumen resmi, bentuk "Kurban" adalah yang paling tepat dan baku.

Meskipun "Kurban" adalah bentuk baku, penggunaan kata "Qurban" masih sangat masif ditemukan di media sosial, pamflet masjid, hingga lembaga amil zakat.

Penggunaan huruf "Q" bertujuan untuk menjaga kedekatan fonetik dengan bahasa aslinya, Arab. Bagi banyak orang, penulisan dengan "Q" dianggap lebih religius dan mampu membedakan makna antara "ritual ibadah" dengan "korban bencana" (yang menggunakan huruf O).

Perlu dicatat bahwa dalam bahasa Indonesia terdapat perbedaan tipis antara Kurban dan Korban:

Kurban (dengan huruf U): Merujuk pada ritual ibadah penyembelihan hewan.

Korban (dengan huruf O): Merujuk pada pihak yang menderita akibat suatu peristiwa atau bencana (misalnya korban banjir).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Idul Adha Kurban atau Qurban Kamus Besar Bahasa Indonesia Bahasa Arab

Terpopuler

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777