https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Agus Mughni | Jum'at, 17/04/2026 15:31 WIB



Potensi-potensi ini, kata Mendes PDT Yandri Susanto akan didukung penuh pemerintah lintas sektor sebagai bagian dari usaha mewujudkan Indonesia Emas 2045 Mendes PDT Yandri Susanto (kanan) dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Lombok Barat, Jumat (Foto: Humas Kemendes PDT)

Lombok Barat, Jurnas.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meninjau pameran potensi desa dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Lombok Barat, Jumat (17/4/2026).

Digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, pameran ini mengusung tema Sejahtera dari Desa. Produk dan jasanya meliputi komoditi unggulan berupa pangan, holtikultura, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya yang menunjukkan betapa kayanya bumi Lombok Barat.

Potensi-potensi ini, kata Mendes PDT Yandri Susanto akan didukung penuh pemerintah lintas sektor sebagai bagian dari usaha mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan maksimalnya pemanfaatan kekayaan alam.

Baca juga :
Kenakan Baju Adat Sasak, Mendes Hadiri HUT ke-68 Lombok Barat

"Kita akan support, kita akan dampingi juga, semua potensi desa akan kita kembangkan. Insyaallah semua akan kita lakukan, pendekatan potensi desa," kata Mendes Yandri.

Didukungnya seluruh pembangunan dari desa bukan tanpa alasan. Pasalnya, sebagian wilayah Indonesia ada di desa sehingga standar keberhasilan pembangunan tersebut bisa dilihat dari wujud desa berikut dengan tingkat kesejahteraan masyarakat di dalamnya.

Baca juga :
Jadi Narsum Musrenbang NTB, Mendes PDT Ajak Warga Maksimalkan Potensi Desa

"Tidak mungkin Indonesia terang kakau desa gelap. Kalau mau bangun Indonesia ya harus bangun desa, kalau mau Indonesia maju ya harus majukan desa sejahterakan rakyatnya. Makanya seperti kata Pak Mendes bangun desa bangun Indonesia, desa terdepan untuk Indonesia," ujar Menko Zulkifli Hasan. 

Keseriusan pemerintah dalam mengedepankan pembangunan desa juga dilihat dari kebijakan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi kebutuhan hariannya dari BUMDesa maupun KDMP, bukan ritel modern yang keuntungannya hanya dirasakan pihak tertentu.

Baca juga :
Mendes Sosialisasikan Program Magang di Jepang saat Dialog dengan Siswa NTB

Oleh karena itu penting bagi desa untuk mempersiapkan pengembangan potensinya menjadi desa tematik.

"SPPG ambil barang ya harus dari desa boleh Kopdes boleh BUMDesa. Sudah ada aturan tata kelolanya, sudah ada peraturannya. Tidak boleh SPPG disuplai konglomerat lagi. Kopdes, BUMDesa yang boleh suplai SPPG. Maka anak-anaknya sehat, usaha desanya hidup, ekonominya berkembang," kata Menko Zulhas.

Seperti telah ditegaskan Mendes Yandri di berbagai kesempatan, desa wajib memanfaatkan potensinya untuk bisa turut serta dalam merealisasikan program-program pemerintah. Di antaranya membentuk desa ayam petelur, desa cabai, desa jagung, desa wortel, desa kentang, dan lain sebagainya

 
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mendes PDT Yandri Susanto Pameran Potensi Desa HUT ke-68 Lombok Barat

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777