https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Santri, Gus Muhaimin: Pesantren Penjaga Kedamaian dan Keutuhan Bangsa

Syafira | Rabu, 22/10/2025 12:20 WIB



Gus Muhaimin tegaskan, pesantren memiliki peran penting menjaga keutuhan bangsa dan meneguhkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar yang Juga Ketua UMUM PKB Peringati Hari Santri Nasional 2025. (Foto: Jurnas/dok Fraksi PKB).

Tapanuli Tengah, Jurnas.com- Dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Titik Nol Islam Nusantara, Barus, Tapanuli Tengah, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan meneguhkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

Menurut Muhaimin, peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali kontribusi besar kaum santri terhadap lahir dan bertahannya Indonesia.

“Kita bersyukur dari Barus ini Islam tumbuh dan berkembang, Islam rahmatan lil alamin, Islam yang menyebar rasa rahman dan rahim, memanusiakan manusia, menjadi jalan keselamatan bagi seluruh alam semesta,” ucap Muhaimin di hadapan 2.000 santri di Barus, Tapanuli Tengah, Rabu (22/10/2025).

Baca juga :
Menko PM Sebut Koperasi Desa Instrumen Penting Berdayakan Masyarakat Desa

Ia menegaskan, dari semangat inilah tumbuh kesadaran kolektif umat Islam Indonesia untuk terus menjaga negeri sebagai “darussalam”, yakni sebagai negeri yang damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Muhaimin menilai peran pesantren dan santri tidak berhenti pada ruang keagamaan, tetapi juga menjadi penjaga moralitas sosial di tengah perubahan zaman. Santri, katanya, harus menjadi teladan dalam menegakkan integritas, kemandirian, dan kepedulian.

Baca juga :
Menko PM Dorong UMKM dan Ekraf Jadi Kunci Tekan Kemiskinan Ekstrem

“Santri masa kini harus menerobos belenggu keterbatasan, menolak segala bentuk ketidakberdayaan, menjadi cermin Islam yang santun, berpikir kritis, dan cerdas bertindak,” ujarnya.

Muhaimin menegaskan bahwa Hari Santri 2025 menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang berpadu harmonis.

Baca juga :
Menko PM Dorong Penguatan UMKM dan Ekraf, Targetkan 10 Juta Lapangan Kerja

“Kita semua menyerukan, mari kita buktikan kepada seluruh negeri bahwa pesantren adalah mercusuar peradaban, kemajuan, keunggulan, kemanusiaan, akhlak, dan adat yang dijadikan kebanggaan nasional kita,” pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Santri Muhaimin Iskandar Penjaga Kedamaian

Terkini | Kamis, 23/07/2026 17:59 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777