Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli (Foto: Ist)
Pekanbaru, Jurnas.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong para penerima beasiswa TELADAN Tanoto Foundation (Tanoto Scholars), menanamkan pola pikir berkembang (growth mindset) sebagai kunci kesuksesan di masa depan.
Hal ini disampaikan Menaker Yassierli dalam rangkaian kegiatan Tanoto Scholars Gathering (TSG) di Kompleks PT RAPP, Pangkalan Kerinci, Riau pada Rabu (22/7) kemarin.
Menurut Yassierli, pola pikir turut mempengaruhi kesuksesan seseorang. Mereka yang terjebak dalam pola pikir stagnan (fixed mindset), cenderung enggan menghasilkan inovasi dan mengikuti perkembangan zaman.
Khususnya bagi Tanoto Scholars yang memang disiapkan sebagai calon pemimpin (leader) masa depan, lanjut Menaker, growth mindset berguna untuk melahirkan pemimpin yang berkompetensi dan inovatif.
"Inovasi tidak harus menghasilkan sesuatu yang baru, tapi menghasilkan nilai yang baru. Inovasi juga berawal dari sebuah masalah. Maka, mulailah dari masalah nyata yang cukup spesifik untuk diperbaiki," pesan Menaker.
Lebih lanjut, Menaker mengingatkan bahwa Indonesia akan mengalami ledakan demografi pada 2045. Karena itu, Indonesia Emas 2045 bukan sekadar jargon, sebab sumber daya manusia Indonesia mesti disiapkan lebih matang agar berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
"Saat itu Indonesia akan menjadi negara terbesar keempat dengan ekonomi dan pendapatan per kapita menjadi negara maju dan berdaulat. Dan saat itu kita berharap kemakmuran itu terjadi," ujar dia.
Namun, upaya mewujudkan itu bukan hal yang mudah. Menurut data pemerintah, sebanyak 86 persen angkatan kerja Indonesia hanya memiliki latar belakang pendidikan SMA/SMK.
Karenanya, para Tanoto Scholars yang menjadi bagian dari 14 persen angkatan kerja Indonesia, mesti menjadikan berbagai pelatihan kepemimpinan, pengembangan diri, dan wirausaha dalam program TELADAN sebagai kesempatan.
"Manfaatkan kesempatan ini. Tidak hanya beasiswa tapi juga program pengembangan diri dan leadership. Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih pada Tanoto Foundation dan manajemen April Group," dia menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Head of Policy & Advocacy Tanoto Foundation, Eddy Henry, mengatakan bahwa program TELADAN pada dasarnya tidak hanya sekadar membantu mahasiswa mengakses pendidikan tinggi melalui bantuan pembiayaan, melainkan juga membekali mereka dengan skill kepemimpinan.
"Pembekalan skill kepemimpinan ini sangat berguna bagi adik-adik penerima untuk tidak hanya siap bekerja, namun bisa menjadi pemimpin bagi komunitas, masyarakat, maupun negara," kata Eddy.
Eddy menambahkan bahwa TSG tahun ini diikuti oleh 250 mahasiswa Tanoto Scholars dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), yang bekerja sama dengan Tanoto Foundation.
Kamis, 23/07/2026 11:46 WIB