Minggu, 19/04/2026 00:04 WIB

Gus Muhaimin Ajak Masyarakat Dukung Percepatan Vaksinasi





Vaksinasi ini penting sebagai upaya pencegahan dan menahan laju penyebaran Covid-19.

Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI), Wakil Ketua DPR-RI / Ketua Umum DPP PKB

Jakarta, Jurnas.com – Pemerintah berniat melakukan percepatan program vaksinasi Covid-19 hingga mencapai target 3 juta vaksin per hari pada Oktober 2021.

Sebelumnya pada Juli ini pemerintah menargetkan 1 juta vaksi per hari, dan pada Agustus mendatang sebanyak 2 juta vaksin per hari.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan, percepatan vaksinasi ini diharapkan mampu menekan laju penambahan kasus Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan.

”Vaksinasi ini penting sebagai upaya pencegahan dan menahan laju penyebaran Covid-19. Kalau masih ada sebagian kelompok masyarakat yang belum mau divaksin, ayo jangan takut. Ini semua demi keselamatan Anda, keluarga dan kita semua,” tuturnya, Rabu (7/7/2021).

Gus Muhaimin mengaku sangat prihatin melihat lonjakan kasus yang setiap hari cukup signifikan, termasuk angka kematiannya yang juga cukup tinggi. Fakta ini harus menjadi perhatian semua kalangan.

Pihaknya meminta agar vaksinasi menyasar segala kalangan, termasuk kalangan pesantren yang juga cukup rawan terjadi penularan kasus Covid-19. ”Ini beberapa pesantren masih menerapkan pembelajaran tatap muka sehingga kami berharap Pemerintah bisa memfasilitasi vaksinasi di pesantren,” tutur Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Gus Muhaimin kembali mengingatkan agar masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi (5 M).

”Mari bersama-sama menyukseskan PPKM Darurat ini. Sebab, kuncinya ada pada kedisplinan kita semua dalam menjaga diri dan keluarga masing-masing,” tutur Ketua Timwas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI ini.

KEYWORD :

vaksinasi Covid-19 Gus Muhaimin PKB




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :