Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Firli Bahuri.
Jakarta, Jurnas.com - Mantan Penyelidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid menilai bahwa tidak ada lagi kolektif kolegial dalam sistem kepemimpinan Firli Bahuri di Lembaga Antikorupsi.
Hal itu disampaikan Harun menanggapi pelantikan para pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia menilai Firli Bahuri tidak melibatkan seluruh Pimpinan KPK terkait keputusan pelantikan para pegawai yang digelar hari ini, Selasa (1/6).
"Sebenarnya sudah tidak ada kolektif kolegial di tubuh pimpinan KPK," kata Harun dalam keterangannya kepada wartawan.
Padahal, kata Harun, dua Wakil Ketua KPK sudah meminta Firli untuk menunda pelantikan para pegawai menjadi ASN hingga polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) berakhir. Namun Firli tetap teguh melantik.
"Dua pimpinan KPK (Nurul Ghufron dan Alexander Marwata) berdasarkan cerita ke kami juga sudah ngotot untuk tidak melantik terburu buru sampai persoalan dan polemik TWK ini selesai, tapi Firli tetap tak bergeming," ujar Harun.
Harun juga mengatakan bukan hanya dua pimpinan KPK itu saja yang tidak setuju pelantikan pegawai digelar hari ini. Namun, 600 pegawai yang lulus TWK pun menyatakan hal yang sama.
"Teman-teman yang MS (Memenuhi Syarat TWK) sekitar 600 orang juga sudah mengajukan untuk menunda pelantikan tersebut," kata Harun
Lebuh lanjut, Harun juga menilai bahwa keputusan Firli merupakan suatu pembangkangan terhadap Undang-Undang, Putusan Mahkamah Agung serta mengabaikan perintah Presiden Joko Widodo.
"Apalagi bicara tentang hati nurani rakyat. Mereka menutup mata dan telinganya rapat-rapat hanya ingin menunjukkan bahwa pimpinan utamanya Firli Bahuri punya kuasa,"
Seperti diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri telah melantik 1.271 pegawai Lembaga Antikorupsi. Pelantikan dan sumpah jabatan yang digelar di Gedung Juang KPK hanya diwakili okeh 53 pegawai.
Sementara sisanya dilantik secara daring atau virtual di rumah kediaman masing-masing.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KPK Pegawai ASN Firli bahuri Novel Baswedan tes wawasan kebangsaan




























