Minggu, 19/04/2026 17:57 WIB

SBY Mengeluh Sejak Agus jadi Cagub DKI





Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluh sejak Agus Yudhoyono menyatakan maju sebagai calon gubernur (Cagub) DKI Jakarta.

Ketum Partai Demokrat SBY

Jakarta - Sejak Agus Yudhoyono menyatakan maju sebagai calon gubernur (Cagub) DKI Jakarta, serangan bertubi-tubi menerpa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Presiden ke enam itu mengatakan, serangan  itu terus dilakukan secara bertubi-tubi, dari mulai harta kekayaan hingga rumah pemberian negara.

"Kami merasakan sejak Agus jadi cagub angin menerpa saya dan keluarga dengan sangat kencangnya," keluh SBY, saat jumpa pers di kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Rabu (2/11).

Dalam kesempatan itu, SBY berharap agar semua pihak tidak mengaitkan pencalonan Agus di Pilkada DKI Jakarta 2017 sebagai ancaman bagi keamanan nasional.

"Saya mohon Allah semoga Agus yang menggunakan hak konstitusionalnya tidak dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional," kata SBY.

SBY menjelaskan, seputar isu yang beredar soal harta kekayaannya senilai Rp 9 triliun adalah tidak benar. Soal harta itu disiarkan oleh salah satu media televisi.

"Isu harta SBY Rp 9 triliun, kalau begitu saya masuk 150 orang terkaya di Indonesia. Katanya berita 9 triliun disiarkan oleh sebuah televisi dan sampai sakarang oleh televisi itu belum minta maaf dan belum diralat," jelasnya.

Selain itu, lanjut SBY, soal rumah yang diberikan negara yang lagi-lagi sebuah stasiun televisi mengatakan luasnya 5000 M2. Pada faktanya, luas tanah tersebut kurang dari 1500 M2.

"Menurut UU no 7/1978 itu sudah ada sejak tahun 78 bukan dibikin di era SBY, salah satu bunyinya mantan presiden dan mantan wapres diberikan sebuah rumah kediaman yang layak dengan perlengkapannya, dulu tidak ada aturan, lalu kita atur luasnya maksimal 1500 M2 dan yang diberikan negara kepada saya jumlahnya kurang dari 1500 M2," tegasnya.

KEYWORD :

Pilkada DKI Jakarta Pilgub DKI Jakarta Agus Yudhoyono Agus-Sylvi Partai Demokrat SBY Jurnas.co




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :