Operasi penyelamatan insiden ledakan tambang batu bara di China bagian utara (Foto: AP)
Beijing, Jurnas.com - Sedikitnya 90 orang tewas dalam insiden ledakan gas di sebuah tambang batu bara di provinsi Shanxi, China utara, yang menjadi kecelakaan pertambangan paling mematikan di negara tersebut setidaknya sejak 2009.
Ledakan gas tersebut terjadi pada Jumat (22/5) malam di tambang batu bara Liushenyu di wilayah Qinyuan, saat terdapat 247 pekerja yang sedang bertugas di bawah tanah berdasarkan laporan media pemerintah Xinhua.
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (23/5), tambang tersebut dioperasikan oleh Shanxi Tongzhou Group Liushenyu Coal Industry yang didirikan pada tahun 2010 dan dikendalikan oleh Shanxi Tongzhou Coal Coking Group.
Otoritas manajemen darurat lokal di Qinyuan menyatakan bahwa operasi penyelamatan masih terus berjalan dan penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif.
Provinsi Shanxi dikenal luas sebagai wilayah jantung pertambangan batu bara di China. Menanggapi tragedi besar ini, Presiden China, Xi Jinping, menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan operasi pencairan dan penyelamatan.
"Sekaligus memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan dan penegakan akuntabilitas yang ketat sesuai dengan hukum," kata Presiden Xi Jinping dikutip dari laporan Xinhua.
Perintah senada juga dikeluarkan oleh Perdana Menteri Dewan Negara Li Qiang yang mendesak adanya rilis informasi yang tepat waktu dan akurat serta pertanggungjawaban yang ketat dari pihak pengelola.
China sebenarnya telah berhasil mengurangi angka kematian di tambang batu bara secara signifikan sejak awal tahun 2000-an melalui penerapan regulasi yang lebih ketat dan praktik kerja yang lebih aman, setelah sebelumnya pada tahun 2009 insiden semburan batubara dan gas di Provinsi Heilongjiang sempat menewaskan 108 orang.
Menyusul insiden terbaru ini, pihak berwenang dilaporkan telah menahan para eksekutif perusahaan yang bertanggung jawab atas tambang tersebut, sementara pemerintah provinsi Shanxi telah menerjunkan tujuh tim penyelamat dan medis dengan total 755 personel ke lokasi kejadian.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ledakan Tambang Batu Bara Insiden Tambang China Xi Jinping





















