Kapal penjaga pantai China (Foto: AFP)
Tokyo, Jurnas.com - Pemerintah Jepang mengusir dua kapal penjaga pantai milik China, dari kawasan perairan di dekat kepulauan sengketa yang juga diklaim oleh Beijing, pada Selasa (7/7).
Menurut pihak penjaga pantai Jepang, armada China tersebut berlayar mendekati sebuah kapal nelayan Jepang yang sedang beroperasi di wilayah itu.
Kedua negara ini memang telah lama terlibat perselisihan teritorial atas Kepulauan Senkaku, yang juga dikenal sebagai Diaoyu di China. Kepulauan ini berlokasi di antara Taiwan dan prefektur Okinawa, Jepang.
Konflik kawasan memicu ketegangan bilateral selama berpuluh-puluh tahun. Hubungan kedua belah pihak kian memburuk usai Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi melontarkan pernyataan mengenai Taiwan pada November lalu, yang memantik kemarahan Beijing.
Sebelumnya, kapal-kapal China terakhir kali memasuki perairan yang diklaim sebagai teritori Jepang pada 10 Juni. Namun, insiden kapal Beijing mendekati armada nelayan Jepang merupakan peristiwa yang cukup langka.
"Penjaga pantai mengeluarkan perintah untuk pergi, berhasil memaksa kapal-kapal penjaga pantai China untuk meninggalkan perairan teritorial Jepang pada sekitar pukul 9.20 pagi hari ini," demikian pernyataan Jepang dikutip dari AFP.
"Sebagai langkah antisipasi, pasukan penjaga pantai juga dikerahkan di sekitar kapal nelayan Jepang untuk memastikan keselamatannya," pernyataan itu menambahkan.
Dikatakan, terdapat empat kapal China yang mengitari zona tersebut, sebelum dua di antaranya nekat menerobos masuk ke wilayah perairan Jepang.
Pihak Jepang menegaskan bahwa rentetan aktivitas kapal penjaga pantai China tersebut merupakan sebuah pelanggaran terhadap hukum internasional.
"Penjaga pantai Jepang akan terus merespons dengan tenang dan tegas sesuai dengan hukum internasional dan domestik, dan akan mengambil setiap langkah yang memungkinkan untuk memastikan keamanan perairan teritorial kami," kata otoritas penjaga pantai.
China secara rutin menyiagakan armada penjaga pantainya di sekitar pulau-pulau yang disengketakan, yang kerap memicu kebuntuan maritim yang berisiko tinggi dengan pasukan Jepang.
Selain itu, China juga terpantau mengirimkan sejumlah kapal ke perairan sengketa lainnya di Laut China Timur. Wilayah tersebut diyakini menyimpan potensi cadangan energi, sehingga Beijing mengabaikan rentetan protes dari Tokyo yang menuntut agar aktivitas tersebut segera dihentikan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kapal China Kepulauan Senkaku Sengketa Wilayah Konflik Jepang dan China


























