Berkurangnya kolagen dan elastin mengakibatkan kulit tampak keriput dan kendur (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Lansia atau lanjut usia menurut WHO dan Kemenkes Indonesia adalah seseorang yang telah berumur 60 tahun atau lebih. Umur yang bertambah tentunya membawa perubahan pada kulit.
Hal ini menurut Dr. Arini Astasari Widodo, SpKK, disebabkan oleh proses penuaan. Akibat proses penuaan, akan terjadi sejumlah perubahan pada organ-organ kita, termasuk organ terluas pada tubuh kita yaitu kulit.Epidermal turnover atau pembaharuan lapisan kulit berkurang pada lansia hingga 30-50 persen sehingga membuat kulit lansia tipis dan tampak kusam karena pengelupasan kulit mati yang tidak sempurna."Berkurangnya kolagen dan elastin yang mengakibatkan tampak keriput dan kendur," ujarnya.lansia kering, serta ditemuinya tumor jinak keratosis seboroik.
Baca juga :
Komisi IX Soroti Masalah Serius Tata Kelola MBG: Dapur Sekolah sebagai Alternatif yang Efektif
Komisi IX Soroti Masalah Serius Tata Kelola MBG: Dapur Sekolah sebagai Alternatif yang Efektif
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kulit Masalah Lansia Keriput























