Industri cokelat di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang (Foto: Istimewa)
Jakarta - Industri cokelat di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang. Saat ini, cokelat merupakan kategori camilan terfavorit urutan ke-empat setelah kategori pastry, biskuit, dan permen dengan pangsa pasar hingga 776 juta USD (sekitar 11,2 triliun rupiah).
Menjanjikannya peluang industri cokelat terlihat dari penetrasi konsumsi cokelat di Indonesia yang masih berkisar di angka 78% (dibanding dengan kategori camilan lain seperti biskuit yang telah mencapai 90%).Mulanya tanaman cokelat dihasilkan dari Kakao, lembah sungai Amazon, lalu dibudidayalan jadi minuman dari Kakao yang berarti Air pahit atai cairan pahit. Bangsa maya dan aztec memainkan peranan penting bagi keberlangsungan Kakao. Mereka menganggap kakao sebagai lambang kesuburan dan praktik kesehatan, minuman kemakmuran atau minuman para dewa.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Cokelat Sejarah Industri Kakao


























