Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid
Jakarta - PKS mengaku tidak mudah memutuskan mencabut dukungan terhadap Deddy Mizwar (Demiz) pada Pilgub Jabar 2018. Namun, setelah mengetahui Demiz terikat kontrak politik untuk mendukung capres Partai Demokrat pada Pilpres 2019, akhirnya PKS memilih mendukung cagub dari Partai Gerindra.
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyampaikan hal itu menjawab alasan di balik pencabutan dukungan kepada PKS. Setelah mencabut dukungan tersebut, PKS berpindah ke cagub dari Gerindra, Sudrajat. Kini, PKS mengusung pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaiku pada pilgub mendatang.Hidayat menegaskan, keputusan meninggalkan Demiz dan beralih ke Sudrajat diwarnai dinamika yang luar biasa, "Secara prinsip memang terjadi dinamika yang luar biasa. Dulu PKS itu ketika mencalonkan Pak Demiz dalam posisi dengan Gerindra juga," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12).
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Deddy Mizwar PKS Pilgub Jabar 2018



























