Ryan Giggs (foto: Telegraph)
Jakarta - Mantan pemain Manchester United, Ryan Giggs mendapat dukungan untuk mengisi kekosongan pelatih Wales, setelah Chris Coleman mundur, Jumat (17/11) lalu.
Coleman mundur menyusul gagalnya membawa timnas Wales menembus Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang. Prestasi terbaiknya yakni mengantarkan Wales ke semifinal Piala Eropa selama enam tahun karirnya.
Demi mengisi kekosongan kursi pelatih, Giggs digadang-gadang cocok untuk mengisi bangku tersebut. Pasalnya, Giggs sudah pernah berkarir di dunia kepelatihan yaitu melatih United.
"Saya pikir Giggs akan menjadi pilihan bagus. Saya merekomendasikan dia," ujar Hughes, yang juga berasal dari Wales, kepada Sport.
Menurut pelatih Stoke City, yang pernah melatih Wales, usia muda merupakan modal besar untuk terus mencari pengalaman.
"Saya tahu dari pengalaman saya sendiri mendapatkan pekerjaan di timnas Wales pada awal karier saya. Itu adalah pekerjaan pertama saya dan saya ketika itu masih bermain. Itu bukanlah kondisi ideal jika saya boleh jujur," tambah Hughes, yang melatih Wales pada 1999-2004.
"Tapi, sebagai seorang manajer yang sangat muda, yang sedang mencari jalan, sedang mencari keyakinan saya sendiri dalam hal bagaimana cara main yang saya inginkan, semua itu adalah pengalaman bagi saya dan itu sangat berharga," tambahnya.
Giggs, 43 tahun, sebelumnya menerima pekerjaan sebagai direktur sepakbola di akademi sebuah klub di Vietnam. Dia menyepakati kontrak dua tahun dalam pekerjaan tersebut.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Giggs Wales Piala Dunia

























