Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Transmigrasi, Eko Sandjojo sebelum diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal suap BPK (Foto: Jurnas.com/rangga)
Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Putro Sandjojo mengaku pernah melakukan pertemuan dengan tersangka mantan Auditor Utama Negara III Rochmadi Sapto Giri (RSG). Pertemuan dilakukan sebanyak dua kali.
Demikian disampaikan Mendes Eko usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus suap terkait predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan dengan tersangka Rochmadi Sapto Giri, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7/2017). Namun, Eko mengklaim beberapa kali pertemuan itu bukan bersifat khusus. "Saya bertemu khusus belum pernah, kalau di acara ada beberapa kali. Dua kali," ungkap Mendes Eko sebelum meninggalkan gedung KPK, Jakarta."Pak Rohmadi saya ketemu di acara-acara, kan di kementerian saya demi untuk memperbaiki administrasi kementerian, saya bersama pimpinan KPK, pimpinan BPK, Kemenpan sering kali mengadakan acara semacam pencerahan karyawan pada acara itu BPK datang, pak Rochmadi datang, itu saya kenal disitu," ditambahkan Eko.Dia bahkan menyatakan siap apabila diminta menjadi saksi dan dikonfrontasi di persidangan. "Silakan jika ingin dikonfrontasi," tandas Eko.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Menteri Desa Eko Sandjojo Suap Predikat

























