Kapolri Jenderal Tito Karnavian
Jakarta - Poltikus PDI Perjuangan (PDIP) meminta agar Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak perlu memperdebatkan sikap Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Anggota Pansus Angket KPK dari Fraksi PDIP Eddy Kusuma Wijaya mengatakan, penolakan Kapolri untuk menghadirkan tersangka e-KTP Miryam S Haryani ke Pansus Angket KPK tak perlu jadi perdebatan."Maaf mungkin Kapolri belum paham saja tentang tafsir UU MD3," kata Edy, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (23/6).Hal itu menanggapi adanya usulan dari Anggota Pansus Angket KPK dari Fraksi Partai Golkar Muhammad Misbakhun untuk memblokir anggaran Polri dan KPK.Baca juga :
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Edy menegaskan, setiap perintah UU harus dilaksanakan. Demikian juga perintah panggilan secara paksa dengan bantuan polri."Perdebatan-perdebatan dan case seperti ini membuat kita makin matang dalam berdemokrasi dan memahami substansi," tegasnya.
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Angket KPK Pansus Angket KPK PDIP






















