Kamis, 08/10/2026 03:47 WIB

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Rawatib





Salat rawatib merupakan salat sunah yang dikerjakan sebelum atau sesudah salat fardu.

Ilustrasi - ini bacaan doa dan dzikir setelah melaksanakan sholat rawatib (Foto: Pexels/Thirdman)

Jakarta, Jurnas.com - Salat rawatib merupakan salat sunah yang dikerjakan sebelum atau sesudah salat fardu.

Setelah melaksanakan salat rawatib, seorang Muslim dapat melanjutkan dengan membaca dzikir dan doa untuk mengingat serta memohon pertolongan Allah SWT.

Tidak terdapat bacaan doa khusus yang diwajibkan setelah salat rawatib. Karena itu, umat Islam dapat membaca dzikir dan doa yang bersumber dari tuntunan umum setelah salat.

Salah satu dzikir yang dapat dibaca adalah istighfar:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Astaghfirullah

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.

Selain itu, umat Islam dapat membaca:

سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhanallah, walhamdulillah, wallahu akbar.

Artinya: Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, dan Allah Mahabesar.

Setelah berdzikir, seorang Muslim juga dapat memanjatkan doa sesuai kebutuhan. Salah satu doa yang dapat dibaca adalah:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Allahumma a`inni `ala dzikrika wa syukrika wa husni `ibadatik.

Artinya:

"Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu."

Doa tersebut merupakan doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Mu`adz bin Jabal agar dibaca pada setiap akhir salat. (HR. Abu Dawud dan An-Nasa`i)

Setelah salat rawatib, umat Islam juga dapat memperbanyak doa untuk memohon ampunan, keberkahan, kesehatan, kemudahan urusan, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Salat rawatib sendiri memiliki keutamaan besar. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang mengerjakan 12 rakaat salat sunah dalam sehari semalam, Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga.

Dengan demikian, setelah mengerjakan salat rawatib, tidak ada kewajiban membaca rangkaian dzikir tertentu.

Seorang Muslim dapat berdzikir dengan bacaan yang diajarkan dalam syariat dan melanjutkannya dengan doa sesuai kebutuhannya.

Yang terpenting, salat rawatib dilakukan dengan niat beribadah kepada Allah SWT dan tidak menganggap adanya bacaan khusus setelahnya sebagai sesuatu yang wajib apabila tidak terdapat dalil yang menetapkannya.

KEYWORD :

Info Keislaman Bacaan Dzikir dan Doa Sholat Rawatib Rasulullah SAW




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :