Bangunan Ka`bah di Masjidil Haram, Makkah yang menjadi kiblat umat Muslim (Foto: Unsplash/Haytem Gataa)
Jakarta, Jurnas.com - Lima negara Muslim, yakni Turkiye, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, dan Maladewa, mengecam serangan drone yang menurut koalisi pimpinan Arab Saudi diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman dan dicegat di dekat Kota Makkah.
Kelima negara tersebut menyampaikan sikap yang sama-sama menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kesucian Makkah sebagai kota suci umat Islam. Mereka juga menyerukan penghentian eskalasi serta penyelesaian melalui dialog.
Turkiye menjadi salah satu negara yang menyampaikan kecaman keras pada Rabu. Kementerian Luar Negeri Turkiye menegaskan dukungannya terhadap keamanan Arab Saudi sekaligus meminta agar serangan yang dinilai mengancam stabilitas dan keamanan kawasan segera dihentikan.
“Kami kembali menyerukan agar serangan-serangan ini, yang juga mengancam stabilitas dan keamanan kawasan, segera dihentikan dan semua tindakan yang bertujuan meningkatkan ketegangan lebih lanjut dihindari,” kata Kementerian Luar Negeri Turkiye dalam sebuah pernyataan.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengecam upaya serangan drone tersebut dan menyerukan dialog. Ia menyatakan penolakannya terhadap serangan yang menargetkan kawasan suci Makkah.
“Saya mengecam dengan sekeras-kerasnya upaya serangan drone yang tercela dan keji terhadap Situs Suci Makkah Al-Mukarramah,” kata Shehbaz Sharif melalui platform media sosial X.
Dari Malaysia, Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyerukan pengekangan diri dan dialog setelah drone tersebut dicegat di dekat Makkah. Ia memperingatkan agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut di kawasan.
Arab Saudi Cegat Drone Houthi Dekat Makkah
“Setiap upaya untuk mengancam keselamatan dan kesucian kota suci Islam paling utama tidak dapat diterima,” kata Anwar Ibrahim.
Kementerian Luar Negeri Bangladesh turut mengecam serangan tersebut. Pemerintah Bangladesh menekankan pentingnya menghormati dan melindungi tempat-tempat suci di Arab Saudi.
“Bangladesh menegaskan kembali penghormatan mendalam terhadap kesucian Makkah Al-Mukarramah dan tempat-tempat suci lainnya di Kerajaan, serta menyatakan solidaritas dengan Kerajaan Arab Saudi dan rakyatnya dalam melindungi tempat-tempat tersebut,” kata Kementerian Luar Negeri Bangladesh.
Presiden Maladewa Mohamed Muizzu juga mengecam insiden tersebut. Ia menilai setiap tindakan yang mengancam keamanan dan kesucian Makkah tidak dapat diterima.
“Setiap tindakan yang mengancam keselamatan dan kesucian kota suci Islam paling utama tidak dapat diterima dan sangat menyinggung seluruh umat Muslim,” kata Muizzu melalui platform media sosial X.
Kecaman dari kelima negara tersebut muncul setelah pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang menurut koalisi pimpinan Saudi diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman di dekat Makkah.
Juru bicara koalisi, Turki Al-Malki, mengatakan drone tersebut dicegat sekitar pukul 18.50 waktu setempat pada Selasa sebelum memasuki wilayah udara terlarang. Puing-puing drone kemudian jatuh di bagian selatan kota.
Namun, kelompok Houthi membantah bertanggung jawab atas peluncuran drone tersebut. (*)
Sumber: Anadolu
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Negara Muslim Serangan Drone Kelompok Houthi Kota Makkah

























