Kamis, 17/09/2026 06:23 WIB

Pukul Berapa Waktu Sholat Tahajud yang Sangat Dianjurkan?





Sholat Tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Ilustrasi - sholat Tahajud (Foto: Kompasiana)

Jakarta, Jurnas.com - Sholat Tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Ibadah ini dikerjakan pada malam hari setelah seseorang tidur dan kemudian bangun untuk melaksanakan sholat. Kementerian Agama menjelaskan bahwa sholat Tahajud dilakukan setelah tidur pada malam hari.

Secara umum, sholat Tahajud dapat dikerjakan setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Namun, waktu yang paling utama adalah sepertiga malam terakhir. Kementerian Agama juga menyebut sepertiga malam terakhir sebagai waktu utama untuk melaksanakan qiyamul lail.

Tidak ada satu jam pasti yang berlaku untuk seluruh wilayah. Sepertiga malam terakhir dihitung berdasarkan rentang waktu malam di daerah masing-masing, sehingga waktunya dapat berbeda-beda.

Sebagai gambaran, apabila waktu Maghrib hingga Subuh berlangsung sekitar 9 jam, maka sepertiga malam terakhir dimulai sekitar 3 jam sebelum waktu Subuh. Karena itu, seseorang perlu melihat jadwal sholat di wilayahnya untuk menentukan waktu yang tepat.

Dengan demikian, anggapan bahwa sholat Tahajud harus selalu dilakukan tepat pukul 03.00 tidak sepenuhnya tepat. Patokannya adalah pembagian waktu malam, bukan angka jam tertentu.

Keutamaan sepertiga malam terakhir disebut dalam hadis Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa pada sepertiga malam terakhir terdapat seruan agar hamba berdoa, meminta, dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرِ، يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيْبَ لَهُ، مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرْ لَهُ

Artinya: “Tuhan kita Tabaraka wa Ta`ala turun ke langit dunia setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku memberinya. Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya.’” (HR Bukhari dan Muslim).

Selain itu, Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 79:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya: “Pada sebagian malam, lakukanlah sholat Tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

Karena itu, bagi Muslim yang ingin melaksanakan Tahajud, waktu sepertiga malam terakhir dapat menjadi pilihan utama. Namun, jika sulit bangun pada waktu tersebut, Tahajud tetap dapat dilakukan pada bagian malam setelah tidur dan sebelum masuk waktu Subuh.

Yang terpenting adalah menjaga pelaksanaannya secara rutin dan tidak mengabaikan kewajiban sholat Subuh. Dengan mengetahui waktu malam di wilayah masing-masing, seseorang dapat menentukan waktu bangun yang sesuai untuk melaksanakan Tahajud.

KEYWORD :

Info Keislaman Sholat Tahajud Amalan Sunah Nabi Muhammad Waktu Terbaik




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :