Sekjen PBB, Antonio Guterres
Jakarta, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menegaskan bahwa perdamaian jangka panjang di Timur Tengah tidak mungkin tercapai tanpa mewujudkan solusi dua negara bagi Palestina.
Pernyataan itu disampaikan Guterres dalam konferensi pers menjelang sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Rabu, di tengah situasi yang disebutnya penuh gejolak di kawasan Timur Tengah.
“Dalam konteks pergolakan di seluruh Timur Tengah, kita tidak boleh melupakan penderitaan dramatis rakyat Palestina, baik di Gaza maupun Tepi Barat,” kata Guterres.
Terkait Gaza, Guterres menegaskan rencana perdamaian harus dilaksanakan sepenuhnya dan disertai akses bantuan kemanusiaan tanpa pembatasan.
“Rencana perdamaian untuk Gaza harus sepenuhnya dilaksanakan dengan bantuan kemanusiaan tanpa pembatasan,” ujarnya.
Guterres kemudian menyoroti situasi di Tepi Barat yang diduduki. Ia menyerukan agar proses yang disebutnya sebagai aneksasi bertahap di wilayah tersebut dihentikan.
“Dan aneksasi Tepi Barat yang terus berlangsung harus dihentikan,” tegasnya.
Menurut Guterres, penyelesaian politik tetap menjadi satu-satunya jalan ke depan untuk mencapai perdamaian di kawasan.
“Tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah tanpa mewujudkan solusi dua negara,” pungkasnya. (*)
Sumber: Anadolu
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Sekjen PBB Antonio Guterres Timur Tengah Solusi Dua Negara



























