Ilustrasi - Hari Musik Country Internasional setiap 17 September (Foto: Freepik)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 17 September, pencinta musik di berbagai penjuru dunia merayakan Hari Musik Country Internasional (International Country Music Day).
Peringatan ini hadir sebagai bentuk apresiasi terhadap salah satu genre musik paling berpengaruh yang berakar dari kebudayaan rakyat, sekaligus merayakan perjalanan panjangnya hingga menjadi fenomena global.
Peringatan ini digagas pada tahun 2003 oleh perkumpulan musisi dan asosiasi musik country internasional.
Para pencetusnya memilih tanggal 17 September bertepatan dengan hari kelahiran Hank Williams Sr. (lahir 17 September 1923), salah satu sosok paling legendaris dan berpengaruh dalam sejarah musik country.
Hank Williams dinilai sebagai simbol keterikatan emosional musik country dengan pendengarnya. Lagu-lagunya yang sederhana namun sarat makna mengenai kehidupan, cinta, dan patah hati menjadi standar emas bagi perkembangan genre ini.
Penetapan hari kelahirannya sebagai momentum global bertujuan menyatukan para penggemar dan musisi dari berbagai negara untuk merayakan warisan musik tersebut.
Musik country awalnya lahir pada dekade 1920-an di wilayah selatan Amerika Serikat, khususnya di sekitar Pegunungan Appalachia.
Genre ini merupakan hasil akulturasi budaya yang unik, menggabungkan musik rakyat imigran Eropa (seperti Irlandia dan Britania Raya) dengan nada blues dan spiritual. Instrumen khas seperti gitar akustik, biola (fiddle), banjo, dan steel guitar menjadi ciri utama yang melahirkan alunan musik khas pedesaan.
Seiring berjalannya waktu, musik country terus mengalami transformasi:
Era Klasik (1930–1950): Dipelopori oleh tokoh seperti The Carter Family, Jimmie Rodgers, dan Hank Williams yang mempopulerkan lirik bertema narasi kehidupan sehari-hari.
Era Nashville Sound (1960–1970): Musik country mulai menyerap unsur pop dengan aransemen yang lebih halus, melahirkan nama-nama besar seperti Johnny Cash, Dolly Parton, dan Willie Nelson.
Era Kontemporer: Masuk ke milenium baru, elemen country berpadu erat dengan musik rock dan pop modern melalui musisi seperti Garth Brooks, Shania Twain, Carrie Underwood, hingga Taylor Swift di awal kariernya.
Meski berakar dari Amerika Serikat, Hari Musik Country Internasional kini dirayakan secara luas di berbagai belahan dunia.
Di Australia, Brasil, Kanada, hingga beberapa negara Eropa seperti Inggris dan Irlandia, stasiun radio dan platform pemutar musik menggelar siaran khusus serta festival live untuk memutar lagu-lagu hits ikonik.
Di era digital saat ini, musik country tidak lagi terbatas pada wilayah geografis tertentu. Perayaan 17 September menjadi pengingat bahwa narasi jujur tentang kehidupan, perjuangan, dan cinta yang diusung musik country memiliki daya pikat universal yang melintasi batas negara dan budaya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Musik Country Internasional 17 September Peringatan Dunia Bulan September





















