Senin, 11/05/2026 13:17 WIB

Turkish Airlines Kebakaran saat Mendarat di Sri Lanka





Pesawat Turkish Airlines yang mengangkut 277 penumpang dan 11 awak kabin mengalami kebakaran saat mendarat di bandara Katmandu, Sri Lanka pada Senin (11/5).

Pesawat Turkish Airlines (Foto: Metin Aktaş/Anadolu Agency)

Kathmandu, Jurnas.com - Pesawat Turkish Airlines yang mengangkut 277 penumpang dan 11 awak kabin mengalami kebakaran saat mendarat di bandara Katmandu, Sri Lanka pada Senin (11/5). Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden yang sempat memicu kepanikan tersebut.

Pesawat yang terbang dari Istanbul ini mengeluarkan api setelah muncul percikan pada roda pendaratan (landing gear) sebelah kanan. Gyanendra Bhul, juru bicara otoritas penerbangan sipil Nepal, mengonfirmasi bahwa seluruh prosedur evakuasi telah selesai dengan sukses.

“Semua orang di dalam pesawat selamat, bagian penyelamatan telah berakhir. Kami sekarang sedang menyelidiki kecelakaan ini,” kata Bhul dikutip dari AFP.

Akibat insiden tersebut, satu-satunya landasan pacu di bandara itu sempat ditutup selama hampir dua jam pada pagi hari, sebelum akhirnya dibuka kembali untuk aktivitas penerbangan.

Nepal memang dikenal memiliki beberapa landasan pacu paling terpencil dan sulit di dunia, dikelilingi oleh puncak gunung bersalju dan medan ekstrem yang menantang pilot paling berpengalaman sekalipun.

Rentetan kecelakaan pesawat di masa lalu bahkan sempat membuat Uni Eropa memasukkan semua maskapai Nepal ke dalam daftar hitam.

Insiden ini juga mirip dengan peristiwa 2015, ketika pesawat Turkish Airlines lainnya yang membawa 224 penumpang tergelincir dari landasan pacu Katmandu.

Meskipun saat itu tidak ada korban luka, kecelakaan tersebut menyebabkan bandara lumpuh selama empat hari dan memaksa pembatalan ratusan penerbangan internasional.

KEYWORD :

Turkish Airlines Bandara Katmandu Kecelakaan Pesawat Nepal




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :