Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo (Foto: Ant)
Jakarta, Jurnas.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut penambahan sekolah swasta gratis di Jakarta akan diputuskan bersama DPRD DKI Jakarta, termasuk peluang memasukkan madrasah ke dalam program tersebut jika anggaran memungkinkan.
“Untuk tahun depan, berapa yang akan ditambahkan tentunya juga menjadi keputusan yang bersama,” ungkap Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat, 8 Mei 2026.
Menurut Pramono, memberikan fasilitas sekolah gratis itu tidak mungkin dilakukan sendirian oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sehingga, kata Pramono, harus ada kolaborasi bersama DPRD DKI Jakarta untuk memperluas program tersebut.
Sebelumnya, Pramono juga sempat mengungkapkan peluang penambahan sekolah swasta gratis jika anggaran memungkinkan, seiring harapan adanya tambahan ruang fiskal dari DPRD DKI Jakarta.
Pramono pun mengatakan ke depan dapat menambah sekolah swasta yang berada di lingkungan Kementerian Agama yaitu Madrasah.
Hal tersebut ia sampaikan menanggapi Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Subki yang meminta sekolah swasta yang berada di lingkungan Kementerian Agama yaitu Madrasah agar bisa dimasukkan dalam program sekolah swasta gratis.
Subki mengatakan bahwa program sekolah swasta gratis yang pada tahun ajaran 2026/2027 telah menyasar 103 sekolah patut diapresiasi.
Namun lanjut Subki, Pemprov DKI Jakarta juga perlu memperhatikan sekolah swasta lainnya terutama yang berada di bawah Kementerian Agama yaitu Madrasah yang sampai saat ini belum masuk program sekolah swasta gratis.
Padahal kata Subki, yang sekolah di Madrasah merupakan anak DKI Jakarta, orang tua mereka juga membayar pajak sama dengan yang lainnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Sekolah Swasta Gratis



























