Ilustrasi virus hanta (Foto: Reuters)
Tenerife, Jurnas.com - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta penduduk Pulau Tenerife, Spanyol, tenang menjelang proses evakuasi penumpang dari kapal pesiar yang terpapar wabah virus hanta. Dia menegaskan secara langsung kepada warga setempat bahwa virus ini tidak seganas Covid.
Kapal MV Hondius yang berbendera Belanda, dengan membawa lebih dari 140 penumpang dan kru, dijadwalkan tiba di Kepulauan Canary pada Minggu (10/5) pagi. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, tiba di pulau tersebut bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Spanyol untuk mengoordinasikan proses pendaratan.
"Saya tahu Anda khawatir. Saya tahu bahwa ketika Anda mendengar kata `wabah` dan melihat kapal berlayar menuju pantai Anda, kenangan yang belum sepenuhnya hilang akan muncul kembali," kata Tedros dikutip dari Associated Press.
"Rasa sakit tahun 2020 masih nyata, dan saya tidak mengabaikannya sedetik pun. Namun, saya ingin Anda mendengar saya dengan jelas: Ini bukan COVID lainnya. Risiko kesehatan masyarakat saat ini dari hantavirus tetap rendah,” dia menambahkan.
Hingga saat ini, pihak WHO dan otoritas Spanyol mengonfirmasi bahwa tidak ada seorang pun di atas kapal MV Hondius yang menunjukkan gejala virus tersebut.
Meskipun virus hanta dapat menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa dan biasanya menyebar melalui limbah hewan pengerat, penularan antarmanusia dianggap sangat jarang terjadi.
Sejauh ini, tiga orang dilaporkan tewas sejak wabah ini muncul di tempat lain, dan lima penumpang yang telah meninggalkan kapal sebelumnya teridentifikasi positif.
Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia, memastikan bahwa proses evakuasi akan dilakukan di bawah "kondisi keamanan maksimal." Kapal tidak akan bersandar di dermaga, melainkan tetap membuang sauh di tengah laut, sementara para penumpang akan dijemput menggunakan kapal kecil untuk langsung menuju penerbangan yang sudah menunggu di bandara.
Meskipun protokol ketat telah disiapkan, sejumlah warga lokal tetap menyuarakan kekhawatiran mereka. Sebagian besar merasa trauma dengan pengalaman pandemi masa lalu dan mempertanyakan mengapa kapal tersebut harus diarahkan ke Kepulauan Canary, sementara para penumpang di atas kapal juga mengungkapkan kekhawatiran akan mendapatkan stigma negatif dari masyarakat setempat.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Virus Hanta Kapal Pesiar MV Hondius Tedros Adhanom Ghebreyesus






















