Pelatih Barcelona Xavi Hernandez (Foto: Marca)
Madrid, Jurnas.com - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, murka dengan hasil imbang 1-1 dalam laga melawan Valencia pada Minggu (17/12) dini hari. Menurut dia, Barca layak mendapatkan predikat sebagai tim dengan penyelesaian terburuk di Eropa.
Dalam laga tersebut, Joao Felix sempat membawa El Blaugrana unggul pada menit ke-55 di Mestalla. Namun, Hugu Guillamon berhasil menyamakan skor pada menit ke-70 untuk berbagi poin pada akhirnya.
Menurut statistik pertandingan, Barca melepaskan 16 tembakan ke arah gawang Valencia. Delapan di antaranya tepat sasaran, namun gagal dikonversi menjadi keunggulan.
"Kami harus menjadi salah satu tim dengan finishing terburuk di Eropa. Saya sangat frustrasi hari ini," kata Xavi dikutip dari Sports Mole.
"Kami pantas menang, kami telah melakukan segalanya. Apa yang terjadi selama beberapa minggu terakhir sehubungan dengan efektivitas terulang kembali," imbuh dia.
Hasil imbang menjadi tekanan terbaru bagi Xavi. Sebelumnya, dia dikabarkan tidak mendapatkan kepercayaan dari sejumlah pemain di ruang ganti. Direktur olahraga Barcelona, Deco, juga sempat adu mulut dengan mantan gelandang tersebut.
Saat ini, Barcelona tertinggal empat poin dari Real Madrid di peringkat kedua, yang masih memiliki selisih pertandingan. Barca juga terpaut enam poin dari Girona di pucuk klasemen sementara La Liga.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Xavi Hernandez Valencia vs Barcelona Liga Spanyol















