Markas Everton, Goodison Park (Foto: Royal Blue Mersey)
London, Jurnas.com - Klub Liga Inggris, Everton didakwa dengan dugaan pelanggaran FFP pada bulan Maret setelah mencatat kerugian sebesar £371,8 juta selama tiga tahun terakhir.
Klub hanya diperbolehkan merugi maksimal £105 juta dalam jangka waktu tersebut, menurut aturan keuangan.
Sebuah komisi independen saat ini sedang mendengarkan kasus The Toffees dan akan mengumumkan hasilnya akhir tahun ini yang dapat membuat klub mendapat pengurangan 12 poin jika terbukti bersalah, menurut Telegraph.
Liga Primer telah merekomendasikan Everton untuk diberikan hukuman “sangat berat” yang dapat menimbulkan konsekuensi serius. Pasukan Sean Dyche nyaris menghindari degradasi pada hari terakhir musim lalu dan saat ini duduk di peringkat 16 klasemen, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi.
Oleh karena itu, pengurangan poin yang signifikan dapat membuat klub memiliki tantangan yang harus didaki untuk menghindari degradasi ke Championship. Kisah ini terjadi pada saat Everton berada di tengah-tengah pengambilalihan oleh perusahaan investasi AS, 777 partner.
Pemilik Farhad Moshiri telah setuju untuk menjual 94,4% sahamnya tetapi ada keraguan apakah kesepakatan itu akan dilanjutkan.
Everton bertandang ke markas West Ham di Liga Primer pada Minggu (29/10) mendatang.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Liga Inggris Everton Sanksi FFP























