Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior (Foto: Marca)
Madrid, Jurnas.com - Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, diduga kembali menjadi korban rasisme ketika melakoni pertandingan tandang melawan Sevilla pada Sabtu (21/10) malam.
Namun, dalam unggahan di media sosial pasca pertandingan, dia memuji klub tuan rumah karena mengusir para pelaku rasisme tersebut dari Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.
"Selamat kepada Sevilla atas tindakan cepat mereka dan menghukum episode menyedihkan lainnya untuk sepak bola Spanyol," tulis Vinicius di Instagram, sebagaimana dikutip dari Goal pada Minggu (22/10).
"Sayangnya, saya diperlihatkan video tindakan rasis lainnya pada pertandingan hari Sabtu, kali ini oleh seorang anak-anak. Saya sangat sedih tidak ada seorang pun yang mendidik mereka," imbuh dia.
Vinicius mengatakan bahwa dirinya selama ini melakukan investasi pendidikan di Brasil, untuk mendidik anak-anak agar kelak mereka tidak melakukan perbuatan tersebut.
"Orang-orang ini (pelaku) juga harus dihukum secara pidana. Ini akan menjadi langkah awal yang bagus untuk mempersiapkan Piala Dunia 2030. Saya siap membantu. Maaf terdengar berulang-ulang, tapi ini sudah episode ke-19," lanjut dia.
Real Madrid hanya membawa pulang satu poin dalam laga tandang kontra Sevilla. Gol tuan rumah lahir dari gol bunuh diri David Alaba, sebelum dibalas oleh sundulan Dani Carvajal beberapa menit kemudian.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Vinicius Junior Rasisme Real Madrid La Liga



























