Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto istimewa)
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak menyangka dengan pengkhianatan yang dilakukan Partai Nasdem dan Anies Baswedan terhadap Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
"Pertemuan Majelis Tinggi Partai ini sangat penting. Ini sebuah emergency meeting karena terjadi peristiwa yang sangat mengejutkan dan tidak pernah kita bayangkan ini akan terjadi," ujar SBY di Cikeas, Jawa Barat sebagaimana disaksikan melalui live salah satu stasiun TV Swasta, Jumat (1/9).
Menurut dia, Demokrat harus menyikapi adanya kabar penunjukan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies Baswedan tersebut.
Terlebih AD/ART partai, dilanjutkannya, Majelis Tinggi Partai Demokrat berwenang menentukan Demokrat berkoalisi dengan partai mana dalam pilpres, sekaligus juga menentukan siapa capres dan cawapres yang hendak diusung.
"Oleh karena itu tepat kalau kita segera mengambil sikap dan merespons apa yang terjadi 3-4 hari lalu itu," kata SBY.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono SBY Koalisi Perubahan untuk Persatuan NasDem




























