Rabu, 15/04/2026 20:10 WIB

Berkat RCEP, Wamendag Sebut ASEAN Jadi Episentrum Ekonomi





Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menyebut perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang melibatkan ASEAN, membuat kawasan tersebut krusial dalam pertumbuhan ekonomi global.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menyebut perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang melibatkan ASEAN, membuat kawasan tersebut krusial dalam pertumbuhan ekonomi global.

Menurut Jerry, ASEAN akan menjadi kawasan yang akan sangat berperan baik saat ini maupun masa mendatang. Hal ini tidak lepas dari potensi ekonomi baik dalam perpektif produksi maupun potensi pasar.

Indonesia, yang kini memegang keketuaan ASEAN, diyakini akan memandu kawasan ini menuju posisi yang lebih terpandang di dunia internasional.

"Indonesia, ASEAN dan RCEP adalah tiga hal yang tidak terpisahkan. Kita yakin akan menjadikan ASEAN sebagai episentrum yang terus tumbuh karena punya potensi sangat besar dalam hal sumebr daya alam, sumber daya manusia dan jaringan pasar," kata Wamendag pada Kamis (13/4).

Sumber daya alam, manusia, dan pasar yang sangat besar itu menurut Jerry harus ditunjang dengan penguasaan teknologi. Dengan demikian, negara-negara ASEAN tidak hanya akan menjadi pelaku pendukung pertumbuhan dunia tetapi menjadi pelaku utama.

Jerry menekankan bahwa banyak sumber daya alam mineral penting yang akan menjadi komponen utama teknologi dunia ke depan seperti nikel, timah hingga, zirkon, cadmium dan lain-lain yang menjadi bahan utama dalam industri mesin listrik serta komponen elektronika.

Negara-negara ASEAN juga punya kekuatan dalam sumber energi mulai dari tenaa angin, surya hingga biosolar. Kekuatan itu harus dimanfaatkan sebagai modal posisi tawar agar ada transfer teknologi sehingga negara-negara ASEAN tidak ditinggalkan dalam pengembangan teknologi.

Untuk itu, sambung Wamendag, pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya hilirisasi dalam sektor mineral dan barang produksi tambang lainnya. Tanpa hilirisasi negara-negara penghasil bahan baku akan mendapatkan nilai tambah yang paling kecil dalam mata rantai produk pertambangan.

"Ini juga daya tawar yang penting jika Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya ingin menjadi episentrum yang sesungguhnya" papar Wamendag.

Jerry menambahkan masih banyak agenda penguasaan dan pemasyarakatan teknologi lainnya antara lain digitalisasi dalam perdagangan dan pengembangan produk-produk hasil teknologi.

Dia optimistis Indonesia akan menjadi kiblat bagi negara-negara ASEAN dalam hal itu. Karena itu, Kemendag akan mengintensifkan koordinasi dan sinergi dengan lembaga dan kementerian lain agar Indonesia selalu menjadi yang terdepan dalam transformasi ekonomi dan perdagangan.

KEYWORD :

RCEP Wamendag Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga ASEAN




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :