donald Trump
Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump nampaknya mulai kesal. Maklum saja, kebijakan eksekutif pembatasan imigran dari tujuh negara muslim masuk ke negeri Paman Sam itu, ditolak para hakim agung pada mahkamah agung federal dengan dasar melanggar konstitusi.
Dengen entengnya, sang presiden yang kerap marah di sosial medianya itu menyatakan, "sulit dipercaya seorang hakim menempatkan negara kita pada bahaya besar seperti ini," tulis Trump dalam Twitter.Ocehannya itu dilontarkan sehari setelah panel hakim juga membatalkan banding agar kebijakan itu tetap diberlakukan. "Jika sesuatu terjadi salahkan dia (hakim) dan sistem pengadilan," tulis Trump lagi."Saya telah memerintahkan (Departemen) Keamanan Dalam negeri untuk memeriksa orang-orang yang masuk ke negeri kita dengan sangat hati-hati. Pengadilan telah membuat pekerjaan menjadi sangat sulit!" cuit Trump dilansir CNN.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perintah Eksekutif Amerika Serikat Donald Trump




























