KH Maruf_Amin
Jakarta - Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan permintaan maaf kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kyai Ma`ruf Amin. Permintaan maaf itu atas pernyataan yang menyinggung Ma`ruf Amin di persidangan.
Menanggapi hal itu, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Baso meminta agar warga NU dapat menahan diri dan peristiwa tersebut tidak berlarut-larut hanya untuk kepentingan politik. Sebab, Kyai Ma`ruf Amin sendiri telah memaafkan Ahok.Sebab, kata Ahmad, tidak menutup kemungkinan isu tersebut terus bergulir demi kepentingan politik kelompok tertentu. Hal itu mengingat, FPI sudah tidak bisa dimanfaatkan karena terseret sejumlah kasus."Kartu FPI sudah mati sejak banyak kasus numpuk di Kepolisian, tinggal mainkan kartu massa NU lewat settingan KH Ma`ruf Amin, efeknya dahsyat kalau digoreng tiap hari," kata Ahmad, lewat rilisnya kepada Jurnas.com, Jumat (3/2).Baca juga :
Kejagung Diminta Periksa Ahok dan Nicke Soal Dugaan Keterlibatan Thohir Bersaudara di Korupsi Pertamina
Kejagung Diminta Periksa Ahok dan Nicke Soal Dugaan Keterlibatan Thohir Bersaudara di Korupsi Pertamina
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ketua MUI Maruf Amin Ahok



























