Kim Yo Jong , saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
JAKARTA, Jurnas.com - Saudara perempuan pemimpin Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengatakan Korea Utara tidak akan pernah berurusan dengan inisiatif berani Korea Selatan, yang akan meningkatkan ekonomi Korea Utara sebagai imbalan untuk menghentikan penggunaan senjata nuklir.
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, mengatakan pada bulan Mei bahwa Korea Selatan siap bekerja dengan komunitas internasional untuk mempresentasikan inisiatif berani yang akan sangat memperkuat ekonomi Korea Utara dan meningkatkan kualitas hidup rakyatnya.
Merayakan hari ke-100 di kantor, Yoon pada Rabu kembali menyatakan kesediaannya memberikan bantuan ekonomi bertahap ke Korea Utara jika mau mengakhiri pengembangan senjata nuklir dan memulai denuklirisasi.
Kim Yo Jong mengatakan dalam sebuah pernyataan KCNA bahwa rencana seperti itu bodoh dan tingkat kebodohan yang jauh dari realisasi. Ia menyebut premis jika Korea Utara mengambil tindakan denuklirisasi itu sendiri salah.
"Memikirkan bahwa ide pertukaran inti nuklir nasional kita dengan kerja sama ekonomi adalah mimpi, harapan dan inisiatif dari Yoon Suk-yeol, saya tidak bisa tidak berpikir dia benar-benar polos dan muda," tambahnya.
"Jika `inisiatif berani` tidak berhasil, saya tidak tahu dengan rencana liar macam apa dia akan mengetuk pintu kita, tetapi saya menjelaskan bahwa kita tidak akan pernah menghadapinya," sambungnya.
Sumber: Reuters
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Korea Utara Inisiatif Berani Korea Selatan Kim Yo Jong Yoon Suk-yeol






















