Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Ical
Jakarta - Dewan Pembina Partai Golkar meminta agar Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tidak rangkap jabatan sebagai Ketua DPR. Karena kedua jabatan itu dianggap penting, maka Setnov diminta fokus sebagai ketua partai.
Menanggapi usulan itu, Koordinator Bidang Hukum dan Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Yorrys Raweyai mengatakan, masukan dari Dewan Pembina tidak bisa serta merta membatalkan putusan DPP Partai Golkar.Menurutnya, Dewan Pembina hanya sebatas memberi masukan dan keputusan DPP Golkar untuk mengembalikan jabatan Setnov tidak dapat dianulir."Namanya Dewan Pembina, mereka berikan pertimbangan karena itu diatur pasal 21 AD/ART Golkar. Dalam mengambil keputusan strategis ke dalam dan luar memang harus dikoordinasikan dengan Dewan Pembina," kata Yorrys, menanggapi masukan Dewan Pembina Golkar, Jumat (25/11).Baca juga :
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
"Beliau (Ical) bilang akan kembalikan sepenuhnya untuk DPP, pada Pak Novanto untuk pertimbangkan saran dan usul Dewan Pembina," tegas Yorrys.Sebelumnya, Ical selaku Ketua Dewan Pembina Partai Golkar menyarankan, agar Setnov tidak rangkap jabatan dan tetap fokus sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ketua DPR Ade Komaruddin Partai Golkar Setnov























